Menkominfo Tanggapi Istilah ‘Hoax Membangun’

MONITOR, Jakarta – Frase 'hoax membangun' menggurita di media sosial sejak Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi dilantik Presiden Joko Widodo. Djoko sebelumnya menyebut, bahwa tidak semuanya isu hoax itu negatif. Apabila ada 'hoax membangun' maka ia mempersilahkan publik untuk menyuarakannya.

Terkait fenomena itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara angkat bicara. Rudiantara mengatakan, tugas BSSN bukanlah menangani konten hoax atau informasi sesat, melainkan fokus mendukung kemanan siber.

"Kalau hoax masuk masalah konten. Jadi tugas BSSN tidak terkait hoax," ujar Rudiantara kepada wartawan.

Rudiantara menjelaskan, BSSN secara penuh bertanggungjawab untuk menjaga keamanan negara di sektor digital, khusunya mencegah masuknya serangan siber, di antaranya berupa malware. 

"Fokusnya adalah di masalah keamanan siber, seperti penanganan masalah Wannacry kemarin, atau misalnya ada hacking. Itu yang nangani BSSN," jelasnya.

Menurut Rudiantara, BSSN dapat membuat kebijakan yang mengatur tentang keamanan siber, di antaranya terkait penangkalan, mitigasi, hingga pemulihan atau pembangunan kembali fasilitas negara yang sempat terkena malware.

"Nanti juga ada sebagian fungsi dari Direktorat Keamanan Kominfo yang bekerja sama dan aktivitasnya menjadi bagian dari BSSN," terangnya.