Menhan Ingatkan Soal Keamanan di Wilayah Perbatasan

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu bersama bersama Menteri Pertahanan Malaysia, YB Dato' Seri Hishammuddin Tun Hussein memimpin sidang ke-40 General Border Committee Malaysia-Indonesia (GBC Malindo) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (28/9).

Dalam sambutannya, Ryamizard menyampaikan, bahwa terdapat sejumlah permasalahan di wilayah perbatasan kedua negara. Oleh karena itu, kedua negara perlu bersama-sama mencari solusinya.

"Di wilayah perbatasan masih terdapat permasalahan yang masih belum terselesaikan dan sudah barang tentu memerlukan semangat bersama untuk mencari solusi terbaik," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (28/9).

Di samping itu, sambung Menhan Ryamizard, perlu perhatian dan peningkatan usaha antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia dalam mencegah isu-isu keamanan yang bersifat trans nasional.
 
"Di samping itu isu-isu keamanan terutama di wilayah perbatasan masih tetap memerlukan perhatian dan peningkatan usaha kita bersama khususnya dalam mencegah dan mengatasi isu-isu keamanan yang bersifat trans nasional," imbuhnya.

Semua upaya itu, kata Menhan Ryamizard, perlu diupayakan, mengingat wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia sangat rentan dimanfaatkan oleh para aktor kejahatan trans nasional.

"Wilayah perbatasan adalah wilayah terdepan kedua negara yang sangat berpotensi untuk dimanfaatkan oleh aktor trans nasional crime," ungkapnya.