Mendikbud akan jadikan NTB sebagai Percontohan Implementasi PPK

MONITOR, Ampenan-NTB – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kunjungan tersebut Mendikbud mengunjungi beberapa yayasan pendidikan di Kota Ampenan diantaranya Muhammadiyah Boarding School, Yayasan Lentera Hati Boarding School, dan Pondok Pesantren Nurul Jannah-Nahdlatul Wathan Ampenan.

Dalam kunjungan kebeberapa lembaga pendidikan tersebut, Muhadjir mengatakan bahwa di Provinsi NTB ini dapat dijadikan contoh penerapan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui program yang telah dijalankan.

“Sesuatu hal yang luar bisa menyaksikan aktvitas pendidikan yang baik di NTB. Ini dapat menjadi contoh baik aktivitas secara nasional, dan semoga dapat terus berkembang,” ujarnya.

Muhadjir menyampaikan bahwa penguatan pendidikan karakter di Boarding School sudah diterapkan. Tugas Kemendikbud tambahnya adalah memastikan di sekolah-sekolah regular dapat menerapkan PPK yang telah dimasukan dalam Kurikulum 2013, dengan memperkuat Ekstrakurikuler dan Ko-kurikuler.

Menurut Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu Aktivitas teraebut sudah mencerminkan yang diamanahkan Presiden Joko Widodo yakni amanat untuk menerapkan pendidikan karakter dengan bobot 70 persen pada jenjang pendidikan dasar.

“Penanaman pendidikan karakter di sekolah, anak-anak jangan dipaksakan dengan yang belajar yang macam-macam di dalam kelas, tetapi harus dirangsang siswa belajar aktif. Siswa ditanamkan kejujuran dan nilai-nilai Pancasila. Dengan itu maka akan lahir pribadi yang kokoh,” tegasnya.

Mendikbud menyampaikan akan mengambil cerita sukses (Success Story) tentang pelaksanaan PPK di Provinsi NTB, agar dapat dijadikan contoh penerapannya pada provinsi lain. 

“Saya sangat percaya kepada Bapak dan Ibu guru dalam membangun karakter anak-anak kita. Saya titipkan anak-anak kita kepada Bapak dan Ibu, berikan contoh dan teladan yang baik kepada mereka,” pesannya.