Menang di Tiga Provinsi Pulau Jawa, PPP Yakin Dongkrak Suara Pemilu 2019

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi) (dok: Instagram Romi)

MONITOR, Jakarta – Kemenangan tiga pasangan calon (Paslon) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tingkat provinsi di Pulau Jawa berdasarkan hasil hitung cepat (Quick Qount) menjadi momentum tersendiri bagi partai persatuan dan pembangunan (PPP).

Terlebih, dalam pertarungan tersebut partai berlambang Ka’bah itu tidak hanya sebagai partai pengusung melainkan ikut menempatkan kadernya sebagai salah satu calon.

“Tiga kemenangan ini membuktikan bahwa kader dan pengurus PPP di Pulau Jawa bekerja dengan maksimal selama Pilkada. Kerja mesin partai yang efektif, dan ini akan terus dijaga hingga Pemilu 2019 mendatang,” kata Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi) di Jakarta, Rabu (26/6).

Untuk diketahui, tiga kemenangan tersebut yakni Jawa Barat dengan Paslon Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum unggul di Jawa Barat, Ganjar Pranowo – Taj Yasin di Jawa Tengah, dan Khafifah Indar Parawansa – Emil Dardak dapat suara terbanyak di Jawa Timur.

Kemenangan di Jatim, Jateng, dan Jabar ini, sebut Romi, secara nasional juga mempunyai posisi strategis. Lantaran, populasi penduduk di tiga provinsi itu sebesar 49 persen populasi nasional.

Sehingga kemenangan di tiga provinsi ini, ujar anggota komisi III DPR RI itu, diyakini akan mendongkrak suara PPP secara nasional di Pemilu 2019 mendatang.

“Penduduk Jabar ada sekitar 17,5 persen pendudukan nasional, Jatim 16,5 persen dan Jateng 15 persen,” pungkasnya.