Marak Isu Penyerangan Tokoh Agama, Menag Serukan Budaya Tabayyun

MONITOR, Jakarta – Belakangan ini, sejumlah tokoh pemuka agama menjadi sasaran penyerangan oknum yang mengaku orang gila. Aksi teror ini menyebabkan masyarakat tuna kepercayaan terhadap orang asing sehingga masyarakat mudah emosi dan melakukan tindakan sewenang-wenangnya.

Menyikapi hal ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum asing. Akan tetapi, lanjut dia, masyarakat jangan mudah terprovokasi.

“Umat beragama agar terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap keselamatan dan keamanan para pemuka-pemuka agamanya dan rumah ibadahnya masing-masing,” ujar Menag di Jakarta, baru-baru ini.

Lukman menyatakan, umat beragama harus bisa mengontrol emosi dan mengedepankan budaya Tabayyun yaitu klarifikasi terhadap informasi yang menyangkut ancaman dan tindak kekerasan terhadap para tokoh agama dan rumah ibadah.

Ia pun berharap, umat beragama tidak ikut-ikutan menyebarluaskan berita-berita yang tidak berdasar yang ingin membenturkan antarsesama umat beragama.

"Kita berharap aparat penegak hukum mampu mengungkap motif di balik semua itu," imbuhnya.