Luhut Ajak Relawan Jokowi Tangkal Hoaks dengan Data

MONITOR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, (Menko maritim) Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Pro Jokowi (PROJO) yang ke III dengan tema ‘Bersatu Solid, Militan’, acara tersebut berlangsung di Hotel Sahid, kawasan Sudirman, Jakarta (10/3) malam.

Dalam sambutannya, Luhut sempat meminta kepada Relawan PROJO untuk mencermati munculnya isu-isu yang berkembang, terlebih isu tersebut belum jelas sumber dan kebenarannya, maka ia menegaskan kepada Projo agar bisa menangkal hal tersebut dengan menggunakan data dan kebenaran.

 

“Kita harus sampaikan ke seluruh masyarakat apa yang telah dicapai pak Jokowi selama ini. Sampaikan dengan menggunakan data,” Kata Luhut.

Menurutnya, memasuki tahun Politik 2018-2019, informasi yang berseliweran semakin banyak dan hal itu telah menjadi konsumsi masyarakat, namun informasi tersebut belum jelas sumbernya. Termasuk soal hutang Indonesia yang seolah dipersepsikan kian bertambah, bahkan melebihi batas. Padahal, kata dia, nilai hutang Indonesia masih dalam batas aman.

 

Lebih lanjut luhut mengutip data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dimana hutang Indonesia pada akhir Januari 2018 mencapai Rp 3.958,7 triliun. Dengan capaian tersebut, rasio hutang terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 29,1 %. Menurutnya, berdasarkan ketentuan UU Keuangan Negara Nomor 17 Tahun 2013 rasio hutang tersebut masih dalam batas aman.

 

Dalam aturan tersebut, batas maksimal rasio hutang pemerintah ialah 60% terhadap PDB. Jumlah hutang tersebut terdiri atas pinjaman dalam dan luar negeri sebesar Rp 752,3 triliun serta penerbitan SBN sebesar Rp 3.206,2 triliun.

 

“Jadi gunakan data. Karena Jokowi sudah terbukti banyak berbuat untuk bangsa ini,” kata mantan Menko Polhukam ini.

Ia juga sempat menyebutkan terkait sosok kandidat Calon Presiden yang akan bertarung dengan Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 agar bisa menyamai prestasi Jokowi bukan hanya sekedar janji-janji.

“Jokowi sudah terbukti dan banyak melakukan perubahan untuk masyarakat Indonesia. Kalau kandidat lain hanya baru berjanji akan melakukan inilah dan itulah,” tandasnya.