Kinerja Belum Maksimal, Nasdem Minta Kerja Pansus KPK Diperpanjang

MONITOR, Jakarta – Anggota Pansus Angket KPK Ahmad Sahroni menyarankan agar masa kerja Pansus Hak Angket segera diperpanjang. Pasalnya, ia melihat kerja Pansus selama tiga bulan belum terlihat hasil atau kesimpulan yang dapat direkomendasikan.

"Kalau menurut saya, masih banyak kekurangan dari kerja Pansus khususnya untuk menginvestigasi hal-hal apa saja yang patut nanti dijadikan bahan rekomendasi," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (6/9) kemarin.

Politikus NasDem ini menilai, selama KPK berdiri sejak 2002, pastinya ada hal lain apa saja yang bisa diketahui dan sepenuhnya sampai hari ini diperoleh dari kerja Pansus.

Oleh karena itu, ia sangat menyarankan supaya kerja dari Pansus KPK disetujui oleh anggota lainnya. Sehingga rekomendasi akan dihasilkan tidak akan sia-sia.

"Iya bilamana dibutuhkan untuk mendapatkan hasil rekomendasi yang bagus sebaiknya dilanjutkan," tandas pria kelahiran Jakarta itu.

Sebelumnya, Anggota Pansus Angket KPK Fraksi Golkar Bambang Soesatyo berharap kerja Pansus Hak Angket KPK akan habis tanggal 28 September 2017 mendatang tidak diperpanjang.

"Menurut saya karena sudah lengkap yah tidak perlu diperpanjang," kata Bamsoet sapaan Bambang Soesatyo di gedung DPR, Rabu (6/9).

Politikus Golkar ini mengklaim, hingga saat ini Pansus sudah menyelesaikan 80 persen tugasnya. Menurut dia, pansus juga sudah menemukan sejumlah bukti untuk membuat kesimpulan yang akan dibahas dalam rapat Paripurna.

Setelah dibahas dalam rapat paripurna, rekomendasi Pansus Angket KPK akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.