Ketum Hanura Puji Pertemuan Jokowi dengan PA 212

Jokowi dianggap tidak pandang bulu dalam memperlakukan komunitas

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo diketahui telah melakukan pertemuan dengan pengurus Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada akhir pekan lalu. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menanggapi secara positif pertemuan tersebut.

OSO menilai, pertemuan Jokowi dengan PA 212 membuktikan bahwa Jokowi tak pandang bulu kepada berbagai unsur masyarakat. Terlepas dari itu, ia menuturkan bahwa pertemuan semacam itu seharusnya menjadi suatu kewajiban bagi seorang kepala negara.

“Positif dong bahwa seorang presiden mendekati semha lapisan masyarakat termasuk organisasi resmi ataupun organisasi yang dianggap tak resmi itu kewajiban kepala negara untuk mendekati semua unsur-unsur masyarakat Indonesia,” kata OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4).

Namun, saat disinggung mengapa pertemuan tersebut baru dilakukan di tengah tahun politik ini, OSO pun enggan berspekulasi. Ia menyebut, sejak Jokowi masih menjabat sebagai wali kota pun pertemuan semacam itu sudah sering berlangsung.

“Ini waktunya baru sekarang mungkin baru kesempatan ini momentum yang dia mempunyai kesempatan melakukan hal-hal itu. Tapi kan sejak awal, sejak jadi wali kota dia juga sudah berhubungan dengan tokoh-tokoh masyarakat di daerahnya,” ungkapnya.

Diketahui, Presiden Jokowi bertemu dengan pengurus Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah satu masjid di Bogor, Jawa Barat. Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin mengatakan pertemuan itu untuk membahas isu nasional.

“Pertemuan ini guna mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang sama-sama kita hadapi saat ini, yang merupakan berbagai kasus yang ada agar kita bisa mengadakan rembuk nasional,” kata Novel lewat pesan singkat, Selasa (24/4).