Ketua MPR: Jangan Mau Suara Kita Dibeli Pakai Sembako

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengisi tausiah menjelang buka bersama di kediamannya (dok: Zulkifli Hasan)

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan para kaum ibu majelis taklim dan ormas perempuan untuk tak tergiur sumbangan berupa uang maupun sembako saat perhelatan pemilu. Hal itu disampaikannya saat kegiatan buka bersama di kediamannya, komplek Widya Chandra VII nomor 26 Jakarta Selatan.

“Jangan mau ya Bu, suara kita dibeli pakai sembako. Setelah jadi, dia (pemimpin tersebut) yang untung. Setelah jadi gubernur, dia yang nentukan nasib kita,” ujar Politikus yang akrab disapa Zulhas ini, Selasa (29/5) malam.

Zulhas yang merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengingatkan, suara kaum ibu menjadi kunci keberhasilan sebuah proses pemilihan demokrasi. Maka dari itu, ia meminta agar jamaah mempertimbangkan sisi Akhlakul Karimah untuk memilih calon pemimpin kedepannya.

“Memilih inilah yang menjadi kunci. Apakah keberkahan dari langit ke bumi itu akan datang, ya dilihat dari yang ibu-ibu pilih. Kalau dikit-dikit apa-apa kok dihitung pakai uang. Lah kalau gitu akhlaqul Karimah moral values semuanya dimana,” tegas Zulhas.

Menurutnya, jika pemimpin membeli suara rakyatnya dengan uang, maka orientasi kedepannya akan mengarah pada materi juga. “Ini sudah jelas politik transaksional. Suara rakyat dibeli. Jadi kalau yang jadi nanti, yang diurusi bukan rakyatnya, tapi sibuk ngurusi bos bos-nya,” paparnya.