Kementerian ESDM Ajak Kemenkes Berdiskusi Soal Air Bersih

MONITOR, Jakarta – Menteri Kesahatan Nila F Moeloek beberapa waktu yang lalu mengeluhkan masalah sulitnya air bersih di daerah-daerah yang juga turut menyumbang timbulnya penyakit.

Menjawab hal itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penambahan 500 titik sumur bor di daerah sulit air bersih 2018 mendatang. Dengan demikian diharapkan kebutuhan air bersih untuk masyarakat akan terpenuhi.

"Tahun depan akan dipercepat, akan ada penambahan sekitar 500 titik sumur bor," kata Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar seperti dikutip Antara, Senin (23/10).

Untuk itu, Archandra juga meminta agar Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi dengan Kemnterian ESDM terkait penyediaan air bersih di daerah-daerah yang masih kesulitan air bersih.

"Dari Kementerian Kesehatan, Kalau ada hal-hal yang dibutuhkan terkait air bersih silahkan sampaikan ke kami, nanti kita diskusikan," tambahnya.

Archandra menjelaskan, pada 2017 ini pemerintah telah menargetkan 250 titik sumur bor dengan realisasi 47,80 persen hingga saat ini. Sementara manfaat dari total 51 titik sumur bor periode 2014 hingga 2017 telah dinikmati oleh dua juta jiwa masyarakat dengan konsumsi 35 juta meter kubik per tahun.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia