Kebijakan Elektronifikasi Menuai Pujian Anggota Dewan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR Andriyanto Johan Syah angkat bicara terkait wacana pemerintah untuk memberlakukan sistem pembayaran uang elektronik di gerbang tol.

Menurutnya, kebijakan ini akan menimbulkan hal positif diantaranya, bagi pengguna jalan tol, maka akan mudah dan praktis karena tidak perlu membawa uang tunai.

Selain itu, ia menilai sistem ini akan menunjukkan transparansi transaksi sekaligus membantu usaha pencegahan dan identifikasi kejahatan. Tentunya, kata Andriyanto, adanya kebijakan ini mampu mengurangi antrian di Gerbang Tol karena waktu transaksi lebih cepat.

"Manfaat secara nasional, diantaranya penghematan energi atau waktu, hemat biaya seperti biaya produksi instrumen non tunai dengan biaya percetakan, peredaran, serta pengelolaan uang tunai," ujar Andrianyanto kepada wartawan, Jakarta, Selasa (17/10).

"Kemudian pencatatan transaksi secara otomatis sehingga memudahkan dalam menghitung aktifitas ekonomi, dan penggunaan alat pembayaran non tunai akan meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian (velocity of money)," sambungnya.

Perlu diketahui, wacana pembayaran uang elektronik di gerbang tol ini dilatar belakangi adanya wacana Presiden Jokowi ketika memberi arahan pada tanggal 26 April 2016. Presiden meminta agar pembayaran tol dilakukan secara non tunai.