Jokowi Muak Pelayanan Sertifikat Tanah Berbelit-belit

Presiden Jokowi berkesempatan membagikan ribuan sertifikat tanah kepada masyarakat di Sumbawa (IG Jokowi)

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengaku sangat puas. Pasalnya, pada Sabtu (30/7) lalu, ia berkesempatan langsung membagi-bagikan sebanyak 1.037 lembar sertifikat kepada masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bertatap muka langsung dengan masyarakat Sumbawa, Jokowi menjanjikan sertifikat kepemilikan tanah bagi warga yang belum memiliki bukti kepemilikan tanah sesuai kepastian hukum.

Upaya bagi-bagi sertifikat ini dinilai efektif oleh Jokowi. Ya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu prihatin apabila menyaksikan model pelayanan publik yang cenderung berbelit-belit.

“Ya, tak ingin melihat lagi model pelayanan kepada masyarakat yang lama dan berbelit-belit. Misalnya, dalam pengurusan sertifikat hak atas tanah, layani masyarakat dengan baik dan cepat,” ujar Jokowi dalam laman pribadinya, Selasa (31/7).

Bahkan Jokowi mengungkapkan, dirinya memberikan target kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk menuntaskan program bagi-bagi sertifikat tanah untuk rakyat, dari ujung Sabang hingga Merauke.

Lebih jauh, Jokowi menekankan agar kedepan pemerintah mampu menyalurkan sebanyak sembilan juta lembar sertifikat sesuai dengan targetnya.

“Pelayanan cepat itu saya jadikan target kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Tahun kemarin lima juta sertifikat, tahun ini tujuh juta, tahun depan sembilan juta lembar sertifikat harus keluar untuk rakyat dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” tandas Jokowi.