Jelang Pilkada Serentak 2018, Ketum Nasdem Optimis Stabilitas Politik Nasional Terjaga

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh optimistis stabilitas politik nasional akan tetap terjaga dengan baik menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

"Saya punya optimisme bahwa yang jelas stabalitas politik bisa dicapai di sini," kata Paloh di Palangkaraya Kalimantan Tengah, seperti yang dikutip MONITOR dari siaran berita Radio RRI hari ini, Minggu (3/12).

Walau pun demikian, Paloh tetap mengingatkan bahwa potensi distabilitas politik selalu tetap ada namun sejauh pengamatannya, saat ini gangguan politik tersebut tidak muncul besar dan mengkhawatirkan mengganggu kestabilitasan ekonomi dan politik Indonesia.

Ia berharap suasana kebatinan masyarakat Indonesia juga tetap dapat dipertahankan dalam keadaan kondusif, sehingga pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang sedang digalakkan pemerintah bisa berjalan dengan lancar.

Pemilik salah satu televisi swasta nasional ini juga menekankan agar rakyat Indonesia bisa berpikir lebih hebat pada masa mendatang. Ia menginginkan dan berharap pada masyarakat Indonesia untuk tidak menggunakan isu agama untuk kepentingan berpolitik maupun golongan.

Paloh menegaskan penggunaan isu keagamaan atau perbedaan daerah hanya akan membawa bangsa Indonesia mundur ke belakang. Ia menyatakan Indonesai sepertinya mengadopsi sistem demokrasi yang 'super' liberal atau bebas, tapi cara berpikir tidak menunjukkan demokrasi yang liberal.

Bahkan Paloh pun menyatakan Indonesia mengadopsi sistem demokrasi yang "super" liberal atau bebas tapi cara berpikir tidak menunjukkan demokrasi yang liberal.

"Tentu itu memang satu kesedihan bagi kita (seharusnya) bagaimana bisa berpikir untuk melihat satu bangsa ini lebih hebat ke depannya," demikian pungkas Paloh.