Jelang Mudik, Nusron Wahid Minta TKI Gunakan Jalur Resmi

Monitor, Jakarta – Menjelang hari raya Idul Fitri 1438-H atau Lebaran tahun 2017 tentu banyak masyarakat hendak mudik ke kampung masing-masing untuk merayakan lebaran bersama keluarga. Begitu pun dengan banyak warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri, khususnya Malaysia.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid menghimbau kepada seluruh TKI yang berada di luar negeri agar ketika mudik hendaknya melalui jalur prosedur yang resmi. Mengingat begitu banyak kejadian yang menimpa para TKI saat balik ke tanah air, mulai dari masalah hukum hingga masalah keselamatan seperti yang sudah sering terjadi.

Hal ini disampaikan Nusron dalam acara konferensi pers “Launching Penempatan TKI ke Taiwan dengan SkemaZero Cost” di Kantor BNP2TKI, Jakarta, Senin (12/6/17).

"Kita minta tolong terutama kepada para TKI yang berada di Malaysia, untuk menjelang mudik ini biasanya pada nekat untuk menggunakan jalur yang tidak resmi dan transportasi tidak resmi. Mengingat kejadian tiga tahun terakhir ini hampir setiap menjelang Idul Fitri itu selalu ada musibah, kalau tidak di Nunukan, Dumai atau di Batam, atau di kawasan Tanjung Balai, yang perbatasan di Sumatra.” ujar Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid.

Ia melanjutkan, jalur masuk secara tidak resmi biasanya pintu masuknya kalau di Nunukan dari Tawau, di Batam dari Johor, di Tanjung Balai berarti dari Penang. Rata-rata yang lewat jalur tersebut merupakan mereka yang dalam kondisi belum beruntung mendapatkan pekerjaan, atau menjadi TKI nonprosedural. Kalau mudik menggunakan jalur resmi, biasanya mereka akan dikenakan biometri di Imigrasi dan kemungkinan tidak bisa balik. Maka,kata Nusron, solusinya adalah ketika ingin menjadi TKI harus melalui cara-cara yang prosedural. Sehingga dari sisi keamanan dan keselamatan lebih bisa terjamin.

"Oleh karena itu, kami menghimbau kepada para TKI di Malaysia dan juga kepada seluruh jajaran media terutama media online memberikan informasi mengenai pulang mudik dengan jalur resmi demi terjaganya keamanan dan keselamatan TKI. Sehingga, melalui jalur resmi semua para TKI yang mudik bisa kembali berkumpul bersama keluarga merayakan Idul Fitri," ungkap Nusron.