Indonesia Disebut Negara Paling Optimis di Dunia

MONITOR, Jakarta – Nielsen Indonesia baru-baru ini menunjukan hasil risetnya yang menjelaskan bahwa Indonesia masih termasuk dalam negara yang paling optimistis di dunia.

Managing Director Nielsen Agus Nurudin mangatakan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia walaupun menurun dari posisi 125 ke 127 tetap masih menduduki urutan tiga teratas.

"Meskipun turun, Indonesia masih berada dalam urutan tiga teratas negara teroptimis di dunia setelah Filipina 131 dan India 130." ujar Agus Nurudin, Managing Director Nielsen Indonesia di Jakarta, Rabu (11/4)

Jelasnya, penilaian IKK ini dipengaruhi oleh tiga indikator, yaitu optimisme mengenai prospek lapangan kerja Lokal, keadaan keuangan pribadi dan keinginan untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan.

Bedasarkan hasil riset Nielsen, prospek lapangan kerja pada 2017 alami penurun ke level 75% dari semula 70% pada kuartal ketiga tahun lalu. Sedangkan kesadaran menabung masyarakat dinilai stabil di level 68%.

Uniknya, grafik masyarakat belanja justru naik menjadi 60%. Pertumbuhan indikator ini lebih tinggi dibanding Filipina dan India yang berada di posisi atas. Indikator intensi belanja dianggap menjadi peluang bagi pemilik merek dalam meningkatkan kedekatan dengan konsumen.

"Kuartal empat tahun lalu ada lebih banyak konsumen yang memiliki keinginan untuk berbelanja. Ini merupakan indikator peluang bagi para pemilik merek, karena itu sangat penting untuk meningkatkan kedekatan dengan konsumen mereka." ujar Agus. 

Sayangnya, tren ini menurun di kuartal keempat 2017 dimana hanya ada 47% konsumen yang mengatakan bahwa negara tidak sedang dalam kondisi resesi ekonomi.

"Hal ini perlu menjadi perhatian, dan pemerintah perlu menemukan cara untuk mengembalikan positivitas konsumen," paparnya.