Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Stabil Hingga Akhir Tahun

MONITOR, Jakarta – Meski harga minyak dunia fluktuatif, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil.
Jenis BBM bersubsidi, premium dan solar dijamin tidak akan mengalami perubahan hingga akhir 2017.

Kementerian ESDM melalui Direktur Jendral Minyak dan Gas, Ego Syahrial mengungkapkan, harga Premium penugasan di luar wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) tetap diharga Rp 6 450 per liter dan Solar subsidi Rp 5 150 per liternya.

"Masih tetap (sampai akhir tahun). Masih tetap," Ungkapnya di Jakarta, pada Rabu (27/9).

Lebih lanjut, Ego menambahkan, hal tersebut dilakukan Kementerian ESSM untuk menjaga daya beli masyarakat di tanah air. "Kita harus melindungi masyarakat bawah, sama keamanan harus kesinambungan," tambahnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri ESDM, Ignasius Jonan memastikan, hingga Juni 2017 harga premium, solar dan minyak tanah yang disubsidi pemerintah tidak akan mengalami kenaikan.

"Harga BBM yang dikendalikan pemerintah seperti premium dengan RON 88 dan biosolar dan kerosen, itu diusahakan April sampai Juni tidak akan naik‎," ujar Jonan.

Sementara itu, Pertamina selaku pengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia mengaku siap untuk menjaga kestabilan harga BBM bersubsidi tersebut.

"Pertamina siap menerima penugasan dari pemerintah dalam situasi apapun. Termasuk jika hingga 30 Juni 2017 nanti tidak ada perubahan harga BBM penugasan," ucap Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar.