Gerindra Tuding Pemerintah Kian Doyan Lempar-lemparan Tanggungjawab

Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Ahmad Muzani (Foto: Rangga/Monitor)

MONITOR, Jakarta – Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyebut tren saling lempar tanggung jawab tengah eksis di kalangan pemerintah. Yang terbaru, dikatakan oleh Muzani, terkait pengangkatan Komjen Pol M Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.

“Kan saling lempar menjadi tren di pemerintahan sekarang ini. Kami tidak ingin bahwa pemerintahan berjalan saling melempar tanggung jawab ketika publik mempertanyakan persoalan kebijakan pemerintah,” kata Muzani saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6).

Lempar-lemparan tersebut, dikatakan oleh Muzani, juga kerap dilakukan pihak pemerintah di dalam forum yang digelar oleh DPR. Baik dalam pansus maupun dalam rapat kerja.

“Lempar-lemparan seperti ini kan juga dikeluarkan dalam sebuah forum apakah pansus, panja atau apa,” sebutnya.

Muzani menuturkan, tren saling lempar tanggung jawab tersebut juga dilakukan oleh pihak Kemendagri saat diminta penjelasan mengenai pengangkatan Iriawan sebagai Pj Gubernur. Mendagri Tjahjo Kumolo kerap melempar tanggung jawab kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hal itu.

“Dari awal, Kemendagri sudah memberi penjelasan bahwa ‘bukan saya yang mengajukan itu, kan biasanya bisa partai itu Bapak Presiden’. Kata Bapak Presiden, ‘kan saya cuma tanda tangan, (tanggung jawabnya ada di) Kemendagri,’” ungkap Wakil Ketua MPR RI tersebut.

Meski begitu, Muzani menyebut, pihaknya akan memantau perkembangan selanjutnya terkait hal itu.

“Kita akan lihat perkembangan berikutnya,” tandas Muzani.