Gerindra Sesumbar Deklarasi Pencalonan Prabowo Tinggal Atur Waktu

MONITOR, Jakarta – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Ahmad Muzani memastikan bahwa Prabowo Subianto akan maju kembali sebagai calon presiden pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 nanti.

Ia mengatakan, setidaknya sudah ada satu partai politik yang sudah fix menjadi koalisi untuk mengusung Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu.

"Kami sudah mendapatkan kepastian dari partai politik yang bisa memenuhi target minimal 112 kursi, sehingga kami merasa yakin haqqul yakin bahwa Pak Prabowo bisa menjadi calon presiden di tahun 2019," kata Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (15/3).

Diakui Muzani, pihaknya kini tengah mencari momentum yang tepat dan baik untuk mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden.

"Mudah-mudahan, kalau setiap kali ditanyakan kapan harinya, sering kali anggota fraksi tiap menyebutkan pada akhir Maret, tapi ternyata di Maret itu ada Jumat Paskah, jadi kemungkinan akan diundur April awal atau pertengahan kira-kira seperti itu," sebut Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra itu.

Sementara itu, terkait dengan figur calon wakil presiden, sambung dia, Gerindra dengan partai koalisi dengan mempertimbangkan medan 'pertempuran' yang berbeda dari pelaksanaan Pilpres 2014 lalu.

"Persoalan wakil presiden kami sedang membicarakan terus dengan Pak Prabowo, dengan mempertimbangkan Bagaimana menghadapi strategi di tahun 2019 ini, karena strategi 2019 ini berbeda dengan 2014 meskipun kemungkinan yang dihadapi juga sama Pak Jokowi, tapi dengan catatan catatan itu kemudian Pak Prabowo juga berfikir tentang siapa calon yang bisa mendampingi beliau dan bisa memenangkan pertarungan ini," papar dia.

"Apakah dari partai koalisi atau non partai koalisi, semua sedang dalam penggodokan pemikiran beliau meskipun persoalan ini Pak Prabowo belum membicarakan kepada kami tetapi rasanya ini adalah sesuatu yang bisa mendorong bagi kemenangan Pilpres pada saat pendeklarasian idealnya sudah diumumkan calon wakil presidennya," pungkasnya.