Gerindra Sebut Pencalonan Prabowo adalah Harga Mati

MONITOR, Jakarta – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP Partai Gerindra, yang akan diselenggarakan pada Rabu (11/4) besok rupanya menjadi momentum yang sudah dinanti semua pihak. Banyak kalangan yang penasaran mengenai sikap Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pemilu 2019 nanti.

Meski deklarasi belum dilakukan, Ketua DPP Partai Gerindra Moh. Nizar Zahro menegaskan bahwa kader parpolnya sudah sangat masif melakukan konsolidasi untuk memenangkan Prabowo.

"Sebenarnya bagi kader partai, dengan atau tanpa deklarasi pun, konsolidasi untuk kemenangan Pak Prabowo terus dilakukan," kata Nizar, dalam keterangan yang diterima MONITOR, Selasa (10/4).

"Cita-cita #PrabowoPresiden2019 adalah harga mati yang wajib hukumnya bagi seluruh kader Gerindra untuk mewujudkannya," tambah dia.

Diakui Nizar, memang banyak pihak yang ingin menggagalkan agar mantan Danjen Kopassus itu tidak kembali maju di Pilpres nanti.

Bahkan, ia mengatakan, masih ingat beberapa tempo yang lalu tiba-tiba muncul opini bahwa Prabowo akan menjadi Cawapres Jokowi, namun seiring waktu klaim tersebut lenyap tidak berbekas.

"Gagal mendudukkan Prabowo sebagai Cawapres Jokowi, dikeluarkankah jurus kedua yaitu mendorong figur lain untuk menggantikan Bapak Prabowo sebagai Capres Gerindra. Kabar yang beredar tidak tanggung-tanggung, calon tersebut dikabarkan berani menggelontorkan dana Rp. 15 Triliun untuk meraih tiket dari Partai Gerindra," pungkas anggota komisi X DPR RI itu.