Gerakan Santri Nusantara Apresiasi Kapolri

MONITOR, Jakarta – Kedekatan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian dengan para Ulama terus menuai pujian, kali ini datang dari Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Santri Nusantara (GSN) Muhammad Utomo.

Pria yang akrab disapa Tomo itu mengatakan, kedekatan Tito dengan Ulama tak hanya nampak baru-baru ini, melainkan dapat ditelusuri hingga bertahun-tahun yang lalu, baik sebagai Kapolda hingga menjabat sebagai Kapolri.

"Dalam pandangan saya, justru Pak Tito Karnavian kita lihat dari track recordnya, dia ketika terjadinya unjuk rasa 212, dan sebelum-sebelumnya, melakukan pendekatan-pendekatan secara Islami," ujar Tomo kepada MONITOR, Rabu (7/3).

Hal itu, lanjut Tomo, sekaligus mematahkan anggapan yang beredar di lini masa, bahwa Tito bersebrangan dengan Umat maupun Ulama. "Adapun pandangan-pandangan bahwa dia itu jauh dengan Ulama atau Kyai, saya lihat justru bertolak belakang," tukasnya.

"Ini juga terbukti dari adanya beberapa kajian-kajian di PBNU, di Muhammadiyah dan lain sebagainya Pak Tito selalu berperan aktif, dan dia malah sudah mencanangkan program kerja sama dengan para santri seluruh Indonesia," tambahnya.

Lebih jauh Tomo memandang, sosok Tito Karnavian dapat memposisikan dirinya di tengah berbagai persoalan bangsa. Dimana ia kerap mengambil langkah-langkah mediasi, diskusi, dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak yang semula saling bersebrangan dan berusaha untuk mempersatukannya.

"Disini saya bisa melihat, bahwa Pak Tito ini adalah selain Kapolri yang tugasnya adalah pengamanan nasional, itu dia juga bisa memposisikan dirinya harus berada di mana. Adapun ketika harus menjembatani kedua pihak, dia siap mediasi, menjalin komunikasi, diskusi dan sebagainya," tuturnya.

Seperti diketahui, beberapa hari kebelakang nampak Jendral Tito Karnavian hadir dalam egenda-agenda keagamaan, salah satunya yakni ceramah bersama Ustaz Abdul Somad di Masjid Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada acara tersebut, nampak Tito yang duduk berdekatan dengan Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Arifin Ilham yang tak lain adalah Pimpinan Majelis Dzikir Az Zikra, saling bercengkrama dalam keakraban.