Gedung Baru DPR, Roy Suryo: untuk Penambahan Lift Saya Setuju

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Roy Suryo menilai perlu penambahan lift untuk Gedung DPR di Senayan, Jakarta. Mengingat sering terjadi antrian dan kelebihan kapasitas di lift gedung berbentuk kura-kura itu.

Roy menuturkan, acapkali para staf dan tamu mengantri untuk memasuki lift. Bahkan, beberapa kali, lift yang ada di DPR itu sempat mengalami kerusakan karena kelebihan muatan.

"Namun khusus untuk lift saya setuju ditambah, karena sekarang ini kasihan para Staf/Tamu DPR, dimana dari lift-lift yang ada sehari-harinnya sudah over digunakan Oleh Anggota Dewan sendiri, sehingga Staf/Tamu menjadi mengantri terlalu lama dan beberapa kali lift tersebut 'jatuh'/rusak karena overload," terang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu kepada MONITOR, di Jakarta, Sabtu (19/8).

Lebih lanjut Politisi Partai Demokrat itu menuturkan sebenarnya sudah ada lift baru di kedua sisi Gedung Nusantara I yang berjumlah empat buah. Namun, akan lebih efektif jika ditambah empat buah lift baru di kedua sisi lain gedung DPR.

"Lokasi tempat lift baru sebenarnya sudah ada di Gedung Nusantara I, yakni tempat cerukan/celah di masing-masing empat bagian tengah masing-masing arah Gedung. Secara teknis masing-masing cerukan bisa dibuat dua lift Kapsul lagi, sehingga ada tambahan delapan lift, sudah menjadi solusi cepat yang sekarang dialami di Nusantara I." tutur Roy.

Seperti diketahui, belakangan muncul wacana pembangunan Gedung DPR seiring dengan usulan kenaikan pagu anggaran DPR untuk Tahun Anggaran 2018 menjadi Rp 5,7 triliun. Angka ini naik Rp 1,4 triliun dari pagu Tahun Anggaran 2017.