Fadholi Kagumi Karya Sastra Milik Na Dhien

MONITOR, Jakarta – Anggota Dewan dari Dapil Jawa Tengah I, Drs Fadholi, mengaku terkesan dengan seluruh goretan sajak yang dibuat oleh seorang Na Dhien dalam bahasa Jawa atau 'Geguritan Mung Ngabekti'.

Ia menilai, Na Dhien merupakan seorang perempuan yang tengah menunjukkan kelasnya dalam sebuah seni sastranya.

"Mbak Na Dhien adalah seorang wanita yang memang mempunyai satu seni berpuisi sangat tinggi sekali dalam bahasa Jawa, dia melauncing kumpulan sajaknya dalam Gegurita Mung ngabekti yang diluncurkan di tengah-tengah maraknya puisi Ibu Pertiwi," kata Fadholi saat menjadi Keynote Speech dalam acara Peluncuran Buku 'Geguritan Mung Ngabekti', di Perpustakaan MPR RI, Senayan, Rabu (4/4).

"Sebagai penulis sastra dan seniman sejati melalui karyanya yang sangat indah, enak dirasakan dan tanpa menggoreskan luka pada hati siapapun," tambahnya.

Dalam acara tersebut, politikus Nasdem ini juga sempat membacakan salah satu sajak karya Na Dhien di hadapan para tamu undangan, dengan lugas dan percaya diri bak seorang penyair, dirinya melantunkan karya sastra tersebut.

"Saya membacakan sajak berjudul Tekamu (Datangmu) yang bercerita tentang satu ungkapan seorang wanita kepada seorang laki-laki yang memang selalu mengabdi tanpa syarat, setia menunggu setiap saat, dan kemudian laki-laki menjadi pujaan wanita, hingga akhirnya laki-laki itu datang dan si perempuan mengungkapkan untuk berbakti jiwa raga untuk sang suami," papar dia.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi kepada Na Dhien yang telah menulis dan membukukan sejumlah sajak yang sangat bagus. Sehingga, Fadholi berharap, buku sajak ini dapat dipublikasikan kepada seluruh masyarakat, sebab bagaimanapun sajak ini sebagai salah satu kekhasanahan bahasa budaya Indonesia.

"Buku ini dapat menjadi pemandu bagi masyarkat kita, terutama masyarakat Jawa dan lainnya pada umumnya dalam memahami arti kekayaan dan keindahan bangsa, terutama juga bagi generasi milenial," pungkasnya.