Duduki Posisi Teratas Cawapres Versi Indo Barometer, AHY Makin Bersemangat

MONITOR, Jakarta – Putra sulung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku belum mengetahui hasil survei yang dilakukan Indo Barometer. Meski tak mengetahui hasil survei tersebut, AHY yang digadang jadi cawapres berharap bisa memenuhi harapan rakyat Indonesia.

"Kapan survei itu, saya belum melihat hasil survei itu. Tapi jika ada harapan dari masyarakat kita di berbagai wilayah Tanah Air, tentunya itu adalah harapan yang saya secara pribadi berupaya untuk bisa memenuhinya," kata AHY dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (5/4).

Apalagi saat ia menjalin silaturahmi dengan warga dan ulama muda Pasuruan di Jawa Timur, AHY mengaku tidak mengejar posisi tertentu dalam usaha mewujudkannya, dia justru lebih fokus untuk menyerap aspirasi dan harapan masyarakat.

"Saya tidak secara khusus ataupun terlalu memiliki fokus untuk posisi (jabatan), tetapi saya lebih pada peran apa yang bisa saya lakukan untuk negeri ini," sebut dia.

"Saya tidak fokus untuk posisi atau jabatannya apa, tetapi perannya. Karena menurut saya itu lebih luas, lebih langgeng, dan tentunya disertai dengan sebuah ketulusan," terang Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pilkada 2018 Partai Demokrat.

Kendati demikian, suami Annisa Pohan ini mensyukuri hasil survei tersebut dan bertekad menjadikan sebagai penyemangat untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat di seluruh Indonesia.

"Saya ingin terus berkeliling ke berbagai wilayah di Nusantara, dalam pertemuan dan perjalanan, saya pun terus mencoba berinteraksi dengan masyarakat, mendengar dan menyerap aspirasi mereka. Karena bagi saya tidak ada yang bisa menggantikan pertemuan tatap muka, walaupun hari ini kita bisa sapa masyarakat melalui media, media sosial, dan hal-hal lainnya," tuturnya.

Sementara itu, Deputi media Kogasma, Putu Supadma Rudana bersyukur, AHY masuk dalam survei Indo Baromater sebagai Cawapres unggulan. Ia pun meminta agar pendukung AHY tidak cepat jumawa karena perjalanan masih panjang.

"Saya bersyukur AHY masuk Cawapres unggulan versi Indo Barometer, ini berarti sebagian masyarakat memberikan kepercayaan kepada AHY untuk memimpin negeri ini," ujarnya.

"Yang pasti kami akan terus menyapa, mendengarkan dan menyerap aspirasi masyarakat di seluruh pelosok nusantara baik dari kalangan santri, generasi milenial, petani, pedagang pasar, buruh, pelaku UMKM, hingga kalangan perempuan, "sambung Putu Rudana.

Sebelumnya sempat diberitakan, lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei pemilihan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Hasilnya, nama Anies Baswedan dan Agus Harimurti unggul di Jawa Timur.

"Berdasarkan pertanyaan terbuka, meski tingkat keterpilihan calon wapres masih rendah, nama Anies Baswedan unggul dengan perolehan 11,1%, disusul Jusuf Kalla 9%, Agus Harimurti 7%, dan Prabowo Subianto 4,9%. Sementara tidak tahu/tidak jawab 46,4%," kata Direktur Eksekutif Muhammad Qodari saat memaparkan hasil survei di Harris Suites FX Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (3/4).

Sementara itu, berdasarkan simulasi 17 nama dengan pertanyaan tertutup, Agus Harimurti memimpin dengan 15,1%. Sedangkan nama-nama lain, seperti Anies mendapat 13,1%, Gatot mendapat perolehan 7,9%, dan Ridwan Kamil 6%.

Survei dilakukan pada 29 Januari hingga 4 Februari 2018. Ada 800 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei tersebut kurang-lebih 3,46% dengan tingkat kepercayaan 95%.