Disebut Pemimpin Zaman Now, Airlangga Hartarto Potensial Jadi Ketum Golkar

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnain, mendukung Airlangga Hartarto untuk maju menjadi ketua umum menggantikan Setya Novanto.

Happy menyebut Airlangga merupakan kandidadt yang potensial dan telah memenuhi beberapa kriteria sebagai pemimpin Partai Golkar. Salah satu kriteria paling mencolok dari Airlangga, menurut Happy, adalah jejak hukumnya yang bersih.

"Orangnya enggak bermasalah dan berpotensi bermasalah secara hukum," jelas Happy di Jakarta, Minggu (3/12).

Ia lebih lanjut menuturkan Airlangga tidak pernah terseret masalah hukum sepanjang kiprahnya sebagai Ketua Komisi VII DPR RI Periode 2006-2009 hingga sekarang menjadi Menteri Perindustrian di kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

"Enggak pernah ada (masalah hukum) sampai beliau jadi menteri," tutur Ketua Bidang Kajian Ideologi dan Kebijakan Publik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini.

Nama-nama pengganti Ketua Umum Setya Novanto sudah mulai bermunculan. Selain Airlangga, Idrus Marham yang kini menjadi pelaksana tugas ketua umum partai beringin itu juga disebut-sebut sebagai calon kuat menduduki kursi pimpinan Golkar.
 
Airlangga disebut telah mendapat dukungan dari 31 DPD Partai Golkar di tingkat Propinsi di Indonesia. Rekam jejak Airlangga yang bebas cacat hukum, dikenal intelektual dan kinerjanya selama menjadi menteri juga gemilang, dinilai Happy sebagai angin segar untuk membawa perubahan baik kepada Partai Golkar.

Selain itu, kemampuan Airlangga untuk membangun serta menjaga hubungan dengan berbagai kalangan, baik di parlemen maupun eksekutif juga sisi nilai plus, yang dianggap Happy kriteria tersebut tidak ada pada kandidat lain di internal partainya.

"Gagasan-gagasannya luar biasa untuk akselerasi perindustrian nasional. Airlangga Hartarto kayak kunci inggris. Dia bisa bergaul dengan yang senior, setara, dan anak muda. Kalau pemimpin Golkar zaman now, barangkali dia masuk itu, ya." pungkas Happy.