Dibangun di Depok, Kampus UIII Bakal Tempati Lahan Seluas 127 Hektare

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Indonesia serius akan membangun kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang akan dimulai pembangunananya pada pertengahan tahun 2018 ini. Nantinya UIII bakal menempati lahan seluas 127 hektare di Depok, Jawa Barat.

Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) mengatakan dari lahan yang digunakan hanya 20-30 persen, sisanya untuk infrastruktur atau untuk ruang hijau.

"Itu masih tahap persiapan dan yang bertugas adalah Kementerian Agama, sementara Kemenristek hanya membantu akademiknya," kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir tambah Menristekdikti usai Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/1) sore.

Terkait masalah perizinan program studi, menurut Nasir, akan diajukan oleh Kementerian Agama sedangkan Kemenristekdikti nanti akan membantu evaluasi.

" Kalau sudah setuju, sudah oke, tambah Nasir, langsung akan dibuka program studinya," ujarnya.

Nasir menegaskan bahwa UIII ini ditujukan untuk seluruh dunia, dalam rangka membumikan Islam Rahmatan Lil Alamin.

"bagaimana Islam yang bisa memberikan manfaat bagi kita semua, yang bersifat toleran dan moderat, ini yang dipahamkan," jelas Menristekdikti.

Kemenristek, menurut Nasir, tidak membatasi jumlah program studinya, selama tetap berkonsentrasi pada pemberian Islamic studies atau pemberian bidang-bidang ilmu agama Islam.

Mengenai rencana lokasi, Menristekdikti menyampaikan bahwa karena lokasi bersinggungan dengan permukiman penduduk, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang akan menangani.

"Permukiman itu nantinya akan direlokasi karena kawasan itu harus bersih. Presiden telah memberikan instruksi agar masalah lahan segera diselesaikan agar bisa segera digunakan. Lokasi pembangunan UIII akan berada di Depok di lahan milik RRI," pungkasnya.