Cuaca Arab Saudi Panas, Ini Himbauan untuk Jamaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta – Pada musim haji tahun ini cuaca di Arab Saudi mencapai 50 derajat celsius.  Karenanya para calon jemaah haji (calhaj) dihimbau  untuk menjaga kesehatannya, salah satunya dengan tidak melaksanakan umrah berkali-kali untuk mencegah keletihan. 

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam di Asrama Haji Pondok Gede,  Jakarta,  Rabu (12/7) usai pengukuhan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi /Debarkasi Pondok Gede. Hadir dalam acara itu, Kakanwil Kemenag DKI dan Ketua PPIH Abdurrahman.

Nur Syam yang juga menjabat Plt. Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama ini, mengatakan para calhaj juga disarankan dalam cuaca seperti itu juga harus banyak minum air putih agar mencegah dehidrasi. 

"Saya sarankan kepada para calhaj untuk banyak minum air putih agar tidak terkena dehidrasi. Selain itu, agar mereka tidak  melaksanakan umrah berkali-kali," terang Nur Syam. 

Nur Syam melanjutkan, dengan menjaga kondisi kesehatan dan terhindar dari dehidrasi, para calhaj dapat melakukan ibadah haji dengan khusyu, khususnya pada proses ibadah yang menguras energi seperti wukuf di Padang Arafah.

"Saya menyarankan kepada para calhaj untuk menghindari jalan-jalan untuk membeli oleh – oleh karena itu hukumnya mubah saja,  tapi yang penting kita lebih mengutamakan yang wajib – wajib saja," ujar Nur Syam. 

Dia juga mengakui Kementerian Agama sudah mendapatkan jadwal dari Kementerian Haji Arab Saudi tentang jadwal pelemparan jumrah bagi jemaah haji Indonesia. "Sebab itu, kita berharap kepada para calhaj kita untuk mematuhi aturan pelemparan jumrah tersebut," kata Nur Syam. 

Aturan ini, lanjutnya, perlu dipatuhi karena demi keselamatan kita bersama, sehingga kita terhindar melempar bersamaan dengan jemaah haji dari negara lain yang memang secara fisik tubuhnya lebih besar.