Cegah Hoax, NasDem Imbau Parpol Oposisi Tidak Sembarang Tuduh

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengamini pernyataan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni, yang menyebutkan bahwa maraknya hoax dipicu oleh partai politik oposisi. Ya, dalam tayangan program televisi swasta, politisi muda yang beken disapa Toni itu menyebut parpol oposisi yang tidak kredibel dalam menyampaikan gagasan alternatif untuk pembangunan, memicu timbulnya hoax.

"Saya setuju dengan statement beliau, faktanya kritisi yang disampaikan pada pemerintah tidak konstruktif dan tidak by data, tetapi lebih pada ketidaksukaan dan destruktif," kata Irma, di Jakarta, Jumat (9/3).

"Contoh, presiden bagi sarung dari dalam mobil yang berjalan dibilang norak, presiden latihan tinju disuruh adu dengan Danjen Kopassus, ada orang yang mewacanakan untuk menyatukan Jokowi dan Prabowo dibilang itu merupakan ketakutan Jokowi dan pendukung nya," tambah dia.

Anggota Komisi IX DPR RI itu menegaskan, harusnya kritisi yang dilakukan itu by data dan bukan cuma ngomong, tetapi sebagai partai politik dan oposisi berbuat yang jauh lebih baik dengan memberikan solusi.

Masih dikatakan dia, jika memang tujuannya bukan kekuasaan semata, harusnya semua partai politik mengedepankan persaingan secara sehat, jangan korbankan persatuan dan kesatuan dengan membiarkan hoax dan isu SARA berkembang.

"Oleh karena itu, apapun yang telah lewat, saya berharap, mari kita sudahi saling bertikai satu dengan yang lain, mari berlomba memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara dengan kinerja dan politik etis. Sebab, sekali kita biarkan pintu terbuka untuk radikalisme berkembang, maka yakinlah tidak akan gampang bagi siapa pun pemimpin mendatang untuk menghalau mereka ke belakang," pungkasnya.