Beredar Hasil Survei 5 Lembaga, Herman Deru Diprediksi Menang Mudah

MONITOR, Jakarta – Pilkada Sumatera Selatan telah semakin dekat pelaksanaannya. Hal mana ditandai dengan masuknya masa pendaftaran pasangan calon pada awal Bulan Januari 2018 mendatang. Rakyat Sumsel akan mengetahui dengan pasti siapa saja pasangan calon yang mendaftar. Sampai hari ini belum satupun pasangan calon yang sempurna persyaratannya untuk maju. Ada kandidat yang sudah berpasangan namun belum cukup jumlah partainya, ada juga yang sudah mengklaim cukup jumlah partainya tapi belum jelas siapa pasangannya, bahkan ada yang belum jelas pasangannya belum jelas pula partai pengusungnya.

Para kandidat peserta pilkada mengklaim akan bisa maju dalam kontestasi namun belum satupun pasangan calon yang berani melakukan deklarasi. Semua itu diduga karena belum rampungnya proses negosiasi dan integrasi baik orang maupun partai. Tidak mudah membangun koalisi, tidak gampang juga mengawinkan kekuatan-kekuatan politik yang ada. Banyak faktor yang menjadi pertimbangan dalam mengusung pasangan calon, yang paling utama adalah peluang menang. Tidak akan ada partai yang mau mengusung pasangan calon hanya untuk kalah dan dipermalukan. Kareananya membaca dengan jernih hasil survei dari lembaga-lembaga terpercaya menjadi sangat penting. 

Terkait peluang para kandidat peserta pilkada sesungguhnya sudah bisa dicari rekam datanya di media online. Ada banyak sekali survei yanh dirilis oleh lembaga-lembaga survei. Tentu hanya lembaga kredibel, bisa dipercaya dan berpegang teguh pada kode etik asosiansinya serta memegang tehuh prinsip ilmiahlah yang bisa dijadikan rujukan datanya untuk analisa. Dalam kaitan itu beredar kompilasi hasil survei beberapa lembaga dan semuanya menempatkan Herman Deru sebagai kandidat yang berpeluang menang dengan mudah.

Di kompilasi hasil survei yang beredar tersebut dicatat rata-rata elektabilitas 5 kandidat. Rerata tersebut diambil dengan cara menjumlahkan hasil survei 5 lembaga kemudian dibagi 5. Hasilnya adalah Herman Deru mendapat 26,71 persen. Dodi Reza Alex mendapat 13,73 persen. Ishak Mekki mendapat 12,51 persen dan
Aswari Riva’i 7,88. Nama Syahrial Oesman masih masuk dalam daftar dan mendapat 11,82 persen, namun demikian sudah dipastikan suaranya akan dilimpahkan kepada Herman Deru karena Syahrial menjabat Ketua Tim Pemenangan Herman Deru. 

Menanggapi kompilasi hasil survei tersebut pengamat politik Muchtar S Shihab dari Lembaga Survei Politik Indonesia menyatakan, ikhtiar analisa model begitu bisa saja dipakai tetapi itu tidak umum. Menurutnya hasil survei sebaiknya dibaca per-lembaga saja, hasil setiap lembaga dibaca utuh. Membandingkan hasil survei untuk kepentingan mengukur capaian atau fluktuasi elektabilitas bisa dilakukan namun perlu diperhatikan bahwa masing-masing lembaga bisa saja punya pendekatan berbeda termasuk dalam teknik pengambilan sampel dan metode wawancara. “Melihat kompilasi yang beredar bisa disimpulkan Herman Deru akan menang dengan mudah,” ujarnya saat dihubungi media, Minggu, 17 Desember 2017.

Muchtar menilai dari dua survei yang ada yaitu survei Pollmark Reseacr Center dan Populi Center raihan elektabilitas Herman Deru sudah berada di atas 30 persen. Itu merupakan kekuatan yang tidak bisa dibantah. Para political advisor partai politik dan badan
pemenangan pemilu partai politik seharusnya menngusung Herman Deru kalau partainya mau menang pilkada. “Itu rumus sederhana. Dilihat dari rentang waktu survei yang ada dalam kompilasi itu, tampaknya selama kurang lebih satu tahun belakangan, Herman Deru tidak pernah dikalahkan elektabilitasnya,” pungkasnya