Bappebti Siap Terapkan Sistem Informasi Resi Gudang

MONITOR, Jakarta – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menerapkan sistem Informasi Resi Gudang (IS-WARE) di seluruh gudang SRG di Indonesia. IS-WARE ini dimanfaatkan sebagai sistem informasi sarana penyimpanan komoditas, tunda-jual, pembiayaan, serta sarana pemasaran.

Kepala Bappebti Bachrul Chairi menjelaskan, seluruh data komoditi yang tercatat secara digital dalam IS-WARE akan diteruskan ke pasar lelang dalam jaringan (daring).

Dengan demikian, lanjutnya, perdagangan menjadi transparan dan harga yang terbentuk dari hasil tawar-menawar dapat menjadi harga referensi. Integrasi SRG dengan PLK daring akan menjadikan instrumen ini sebagai suatu paket one-stop service yang memberikan solusi pemberdayaan petani dan UKM.

"Dengan berbagai fungsi tersebut, maka mekanisme pengendalian stok diharapkan dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat tidak hanya ditingkat pedagang, tetapi juga di tingkat produsen," jelasnya.

Sebelumnya, Bappebti telah mengembangkan sebuah aplikasi berbasis android untuk digunakan di telepon genggam yang disebut SRG-Mobile. SRG-Mobile ini diharapkan memudahkan pelaku usaha dalam melakukan perencanaan penyimpanan karena terdapat fitur simulasi biaya dan kontak Pengelola Gudang SRG terdekat. 

Proses bisnis yang ada di Bappebti sebagian besar sudah menggunakan teknologi informasi. Proses bisnis tersebut di antaranya adalah layanan perizinan daring, penyampaian laporan keuangan pelaku usaha PBK daring (e-reporting), penyebaruasan informasi harga, dan pengawasan transaksi.