Bank Mandiri Siap Beri Kredit Sindikasi Proyek LRT

MONITOR, Jakarta – Proyek infrastruktur pemerintah menjadi sasaran bank pelat merah untuk menyalurkan kredit sindikasinya. Beberapa bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu optimistis pertumbuhannya masih bisa mencapai dua digit dalam beberapa tahun ke depan. 

Salah satu perbankan yang siap untuk itu adalah Bank Mandiri. Dikatakannya bahwa dalam waktu dekat atau pada kuartal keempat ini, masih terdapat banyak proyek infrastruktur yang membutuhkan pendanaan dari institusi perbankan.

"Salah satunya adalah sindikasi kredit ke proyek kereta ringan (LRT) Jabodetabek dan jalan layang tol Cikampek," kata Dikdik Yustandi, Senior Vice President (SPV) Corporate Banking Group Bank Mandiri, pada Kamis (16/11). 

Diketahuu, bahwa sindikasi kredit ke proyek LRT Jabodetabek diperkirakan menyerap dana Rp 20 triliun–Rp 22 triliun.

"Untuk proyek tersebut, Bank Mandiri siap menyalurkan kredit berkisar Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun". Kata Dikdik.

Adapun bunga kredit LRT ini sudah dibahas dan ditetapkan sebesar 8,25%.

Selain LRT, dalam waktu dekat Bank Mandiri juga akan ikut dalam sindikasi proyek jalan layang tol dengan operator PT Jasa Marga Tbk. Proyek jalan layang tol tersebut merupakan proyek tahap kedua, setelah sejumlah bank memberikan kredit konstruksi senilai Rp 5,1 triliun.

Pada tahap kedua tersebut kredit yang disalurkan merupakan kredit sindikasi bagi operasional Jasa Marga senilai Rp 7 triliun hingga Rp 8 triliun.

Dikdik menambahkan pada tahun 2018, diperkirakan kredit infrastruktur Bank Mandiri juga bakal ditopang proyek pembangunan jalan tol Trans Jawa dan tol Jawa bagian Selatan. Selain itu pembangunan jalur kereta Bukit Tinggi dan Bukit Asam bisa menjadi pendorong kredit infrastruktur Mandiri (Adv)