Anies-Sandi Diminta Genjot Ekonomi Kreatif di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Anies Bawasda dan Sandiaga Uno resmi dilantik sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Duet ini diharapkan menggarap ekonomi kreatif yang selama lima tahun terakhir ini tidak digarap serius. 

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan pemerintahan baru di Provinsi DKI Jakarta harus menggarap secara serius ekonomi kreatif.  Menurutnya, DKI Jakarta merupakan Provinsi yang terendah di Jawa dalam ekspor ekonomi kreatif.  

"DKI Jakarta itu provinsi terendah se Jawa dalam hal ekspor ekonomi kreatifnya tahun 2016 hanya 10,50 persen, " ujar Anang melalui siaran pers yang diterima Monitor,  Senin (16/10). 

Semestinya,  lanjut Anang,  DKI Jakarta secara peluang dan potensi jauh lebih besar dibanding Provinsi lainnya khususnya di Jawa seperti Jabar (33,56%), Jatim (20,58%), Banten (15,66%) dan Jateng) 14,02%). 

 "DKI Jakarta itu ibukota negara,  dari segi fasilitas infrastruktur dan rentang kendali dengan pemerintah pusat cukup dekat.  Tapi cukup ironi,  rangkingnya terendah se Jawa,"  ungkap Ayah empat tersebut.  

Musisi yang juga merupakan suami dari penyanyi kenamaan Ashanty itu mendorong pasangan Anies-Sandi dalam lima tahun ke depan dapat menggenjot urusan ekonomi kreatif di Jakarta.  Ia meminta urusan seni pertunjukan harus digarap secara serius.  

"Banyak yang bisa digali di  Ibukota seperti soal seni pertunjukan, musik,  film,  desain,  kuliner dan subsektor ekonomi kreatif lainnya​.  Jakarta itu etalase Indonesia,"  ingat Anang.  

Di bagian lain,  Anang juga mendorong pemerintahan baru di DKI Jakarta juga memikirkan sektor budaya seperti revitalisasi museum,  cagar budaya,  kota tua,  dan tempat berbasis budaya di Jakarta. 

 "Jakarta harus tumbuh modern dengan berbasis budaya lokal yang kuat. Anies-Sandi harua mewujudkan itu,"  harap Anang.