Ahmad Doli Dipecat, Pengamat Sebut Golkar Belum Dewasa

MONITOR, Jakarta – Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing prihatin atas pemecatan kader Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, karena melanggar aturan.

Ia pun menilai, masih banyak permasalahan internal yang harus dibenahi jajaran pengurus partai berlambang beringin itu. Adanya pemecatan Doli, Emrus menganggap bahwa Golkar belum dewasa dalam berpolitik.

"Saya turut prihatin. Saya melihat masih terulang tindakan pemecatan kader di Golkar. Tindakan pemecatan sebagai pertanda masih sangat banyak yang harus dibenahi di internal partai dan sekaligus menunjukkan bahwa partai tersebut belum dewasa dalam berpolitik," ujar Emrus Sihombing melalui pesan singkat, Jakarta, Senin (4/9).

Lebih jauh Emrus menambahkan, apabila dalam waktu dekat masalah internal Golkar tidak dibenahi, maka khawatir akan diakusisi oleh kekuatan dari luar.

"Jika tidak dibenahi masalah internal Golkar dalam waktu sesingkat-singkatnya, sebagaimana layaknya sebuah partai modern, maka partai ini bisa jadi "diakusisi" oleh kekuatan dari luar Golkar itu sendiri," jelasnya.

Selanjutnya Doktor Komunikasi Universitas Padjajaran Bandung ini menyarakankan agar seluruh kader Golkar tidak memberikan kesempatan bagi siapapun yang ingin mengusai Golkar demi kepentingan perorangan atau kelompok.

"Untuk menyelamatkan partai ini, siapapun kader Golkar, jangan mengorbankan Golkar hanya untuk kepentingan perorangan, kelompok, pragmatis dan sesaat," tandas Emrus.