Ini Hasil Pertemuan Special SOM AMAF ke-39 di Thailand

Pertemuan Special SOM AMAF ke-39, di Thailand

MONITOR, Jakarta – Pada tanggal 27 – 28 Agustus 2018 bertempat di Pattaya, Thailand telah dilaksanakan rangkaian pertemuan Special Senior Official Meeting (SSOM) of the 39th of the Asean Ministers of Agriculture and Forestry ke-39, dilanjutkan dengan Pertemuan Special SOM AMAF+3 ke-17 dan ARSOMA ke-3 pada tanggal 29-30 Agustus 2018.

Rangkaian pertemuan the 39th SSOM-AMAF secara resmi dibuka oleh Mr. Luck Majananawat, Deputy Minister of the Ministry of Agriculture and Cooperatives, Thailand. Mujanawat dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya langkah-langkah komprehensif untuk menghadapi tantangan perubahan iklim saat ini, termasuk melalui pengembangan ilmu tanah (soil science) dalam konservasi pertanian, keamanan pangan dan pembangunan ekonomi.

Dirinya juga menekankan pula arti penting kerja sama ASEAN dengan Negara-negara Mitra Wicara dan Organisasi Internasional guna meningkatkan integrasi pengembangan ekonomi dan mendukung Agenda UN Sustainable Development.

Pertemuan kali ini dihadiri oleh SOM-AMAF Leaders dari ASEAN Member States (AMS), perwakilan negara mitra wicara (Jepang, China, Korea, dan Rusia), perwakilan organisasi internasional (Food and Agriculture Organization/FAO, Organization for Economic Cooperation and Development/OECD, The International Food Policy Research Institue (IFPRI) dan Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA), dan World Economic Forum-Grow Asia), serta ASEAN Secretariat (ASEC).

Pada kesempatan ini, Delegasi RI dipimpin oleh Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kemterian Pertanian, Bapak Mesah Tarigan, selaku Alternate Ketua SOM AMAF Indonesia, dengan anggota Delri terdiri dari Sekretaris Ditjen Hortikultura-Kementan; Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan-Kementan; Wakil Direktorat Kerja Sama Ekonomi ASEAN-Kemenlu; Wakil Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Terkait kerjasama tanaman pangan dan hortikultura, pertemuan Special SOM AMAF menyetujui dokumen-dokumen sebagai berikut:
i. Harmonisasi 17 (tujuh belas) Maximum Residue Limits (MRLs) dan hasil reviu 750 ASEAN MRLs;
ii. ASEAN Guide for Organic Certification (AGOC)
iii. Standar ASEAN untuk produk hotikultura dan produk pertanian lainnya yaitu: mature coconut (kelapa), soursop (sirsak), taro roots (corms);
iv. Criteria for the Establishment of Work Priorities for the Development and Revision of ASEAN Standards for Horticultural Produce and Other Food Crops.
v. ASEAN Diagnostic Protocol for South American Leaf Blight (SALB)

Pertemuan ini juga mencatat hasil penilaian keselarasan standar nasional masing-masing negara anggota dengan ASEAN Standard on Organic Agriculture. Lebih lanjut, pertemuan ini memberikan apresiasi kepada Thailand atas peluncuran ASEAN Crops Website dimana setiap negara anggota akan meng-upload database terkait bio-input dan semua update kegiatan terkait ASEAN Working Group on Crops, serta sepakat untuk memprioritaskan kegiatan terkait pengembangan perbenihan di bawah SPA on Crops.