Imbas Krisis Argentina, IHSG Diprediksi Anjlok Hari Ini

Ilustrasi IHSG (Foto: Dok Metrotvnews.com)

MONITOR, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terkoreksi pada perdagangan saham Jumat pekan ini. Saham emiten disemua sektor diprediksi anjlok pada hari ini.

Kepala Riset Koneksi Capital, Alfred Nainggolan mengatakan, nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh di posisi Rp 14.760 hari ini menjadi sentimen negatif pada IHSG.

“Rupiah sudah sentuh Rp 14.760, jadi ini sudah melewati rekor tertingginya pada 2015 lalu di bulan yang sama yakni September,” ujar Alfred, Jumat (31/8).

Alfred juga menambahkan, sentimen eksternal atau global lainnya didapati oleh krisis keuangan yang tengah menimpa Argentina.

“Sentimen negatif dari negara-negara emerging market, jadi kemarin bicara krisis Turki, sekarang Krisis Argentina, dan kemudian kena ke India dan imbasnya termasuk Indonesia sendiri,” ujarnya.

Tak hanya itu, rencana kenaikan suku bunga The FED juga diprediksi menjadi sentimen negatif bagi gerak IHSG mendatang.

Pada hari ini, Alfred memproyeksikan IHSG akan berada di level support 5.940 dan resisten di 6.070.

Meski Alfred menyebutkan seluruh saham dipastikan anjlok, paling tidak saham-saham di sektor komoditas menjadi rekomendasi hari ini. Itu karena sektor komoditas terbilang tipis melemahnya.