IHSG Dibuka Menguat di Tengah Minimnya Sentimen

Ilustrasi IHSG (Foto: Dok Tribun)

MONITOR, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (12/9) bergerak naik 8,19 poin di tengah minimnya sentimen positif domestik maupun global.

“IHSG dibuka menguat di tengah minimnya katalis positif dari luar dan dalam negeri. Rupiah yang masih berpotensi melemah serta bayangan seputar perang dagang AS dan Tiongkok bakal ikut mempengaruhi pasar,” ungkap Riset PT Samuel Sekuritas.

Ditambahkan para pelaku pasar juga perlu mewaspadai arah kebijakan Presiden AS, Donald Trump seputar implementasi tarif yang kemungkinan akan memberikan dampak pada perdagangan pekan ini

Pada pembukaan perdagangan Rabu ini, IHSG menguat 8,19 poin (0,14 persen) ke posisi 5.839,31. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menanjak 2,03 poin (0,22 persen) menjadi 923,82.

Untuk kondisi global, bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan terakhir seiring dengan menguatnya saham–saham berbasis teknologi, di mana saham Microsoft menguat 1,7 persen, dan Facebook naik 1,1 persen.

Kenaikan juga turut dipacu oleh para pelaku pasar yang mencerna data ekonomi yang membaik, antara lain indeks optimisme usaha kecil AS yang naik menjadi 108,8 pada Agustus 2018 dariJuli yang sebesar 107,9, melampaui rekor tertinggi sejak Juli 1983 menurut The National Federation of Independent Business.

Kenaikan perdagangan saham tetap terjadi meski ketegangan perdagangan masih ada. Tiongkok mengatakan kepada Organisasi Perdagangan Dunia bahwa mereka ingin menjatuhkan sanksi terhadap Amerika Serikat karena ketidakpatuhannya terhadap putusan dalam sengketa atas bea dumping AS.

Sementara itu mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi, dengan indeks Nikkei 225 cenderung menguat, sedangkan Hang Seng melemah.