Vokasi UI Gelar Pelatihan Kader Posyandu Remaja

Ketua Tim Pengabdi dari Vokasi UI, Badra Al-aufa, menyampaikan paparan konsep Posyandu Remaja

MONITOR, Tangerang Selatan – Vokasi Universitas Indonesia menggelar kegiatan Pelatihan Kader Posyandu Remaja, Sabtu (4/8) lalu. Kegiatan ini langsung dibuka oleh Kasi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Hj. Eni Rohaeni.

Dalam sambutannya, Eni menyatakan kegiatan promosi kesehatan di Kota Tangerang Selatan baru terfokus pada upaya dalam gedung, seperti konseling remaja di Puskesmas dan pemeriksaan kesehatan secara rutin di SMP dan SMA.

“Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menyambut positif kemitraan ini guna mewujudkan upaya promosi kesehatan bagi remaja di luar gedung,” ujarnya di Aula Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.

Seluruh peserta pelatihan kader posyandu remaja berfoto bersama

Ketua Tim Pengabdi UI, Badra Al Aufa, menambahkan berdasarkan hasil mawas diri bersama stakeholder terkait, dalam program Pengabdian Masyarakat ini dipilih 3 lokasi sebagai pilot project Desa Sehat yaitu Kelurahan Serua, Kelurahan Sawah Baru dan Kelurahan Cempaka Putih.

Selain Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, program ini juga mendapatkan respon dan dukungan positif dari Forum Anak Kota Tangerang Selatan, DPMP3AKB, pejabat kelurahan setempat serta Puskesmas yang mencakup 3 kelurahan diatas.

Lurah dan Kepala Puskesmas setempat mendukung penuh pembentukan Posyandu Remaja

Badra menyatakan, program pengabdian masyarakat ini akan berlangsung hingga November nanti.

“Semoga Program Pengembangan Posyandu Remaja ini dapat bermanfaat bagi peningkatan derajat kesehatan remaja khususnya di Kota Tangerang Selatan,” tukas Dosen Program Pendidikan Vokasi ini, dalam sambutannya.

Keberadaan Posyandu Remaja sendiri masih terbilang sangat sedikit di Indonesia. Kebijakan pengembangan Posyandu Remaja diadopsi dari keberhasilan Posyandu bayi dan balita dalam meningkatkan derajat kesehatan bayi dan balita.

Peserta didampingi narasumber sedang mensimulasikan perhitungan Indeks Masa Tubuh (IMT) menggunakan jangkar untuk mendeteksi status gizi remaja

Adapun tema kesehatan yang diangkat dalam Posyandu Remaja di Kota Tangerang Selatan ialah gizi seimbang, pentingnya aktivitas fisik, dan bahaya rokok, alkohol dan narkoba atau sering dikenal dengan NAPZA. Tema besar ini diangkat guna mendukung perubahan sikap dan perilaku remaja ke arah yang lebih sehat.

Guna meningkatkan efektivitas penyerapan informasi kesehatan dalam Posyandu Remaja Kota Tangerang Selatan ini digunakan media permainan kreatif-edukatif yang dirancang secara khusus oleh Tim Pengabdi.

Foto bersama usai penyusunan rencana kerja Posyandu Remaja bersama Kepala Puskesmas dan Lurah setempat

Hal tersebut ditujukan agar peserta lebih tertarik dan aktif dalam proses Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Adapun bentuk permainan yang dikembangkan ialah kwartet bahaya NAPZA, jangka gizi seimbang dan ular tangga aktivitas fisik.

Tim Pengabdi terdiri dari Badra Al Aufa (Dosen Program Pendidikan Vokasi) selaku ketua tim, beranggotakan Dr. Drg. Wahyu Sulistiadi, MARS (Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat) dan Jihan Luthfiyyah Siregar (Mahasiswi Program Pendidikan Vokasi).