Tugas Dai Makin Berat dengan Berkembangannya Medsos

MONITOR, Jakarta – Ketua Pengurus Pusat Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (PP FKDMI), Moh Nur Huda, mengatakan ke depan tugas Dai dan ulama akan makin berat dengan terus berkembangnya pemanfaatan media sosial dan internet.

"Ke depan, tugas dai dan ulama ini akan semakin berat dan konkret. Peran dai dan ulama sangatlah penting yang dititikberatkan pada kemajuan zaman dan teknologi yang dinamakan medsos yang semakin hari semakin merusak tatanan masa depan generasi muda kita saat ini dan masa yang akan datang," kata Huda dalam rilis persnya pada MONITOR, di Jakarta, Selasa (9/1).

Ketua FKDMI periode 2017-2022 ini mengatakan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin maju dengan berbagai tantangan, diperlukan pemahaman bersama.

Terkait dengan hal itu, katanya, pada kegiatan musyawarah pengurus pusat FKDMI yang akan datang sekaligus pengukuhan pengurus baru hasil Munas FKDMI, diperlukan rencana strategis untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada.

"Kegiatan dakwah memang disiapkan dan menjadi program FKDMI untuk menata kembali program kerja Dai khususnya di sesuaikan dengan zaman kekinian," ujarnya.

Tujuan dari penyusunan program prioritas kerja lewat musyawarah pengurus pusat dan audensi nanti, katanya, sebagai rencana aksi organisasi lima tahun ke depan. 

Dalam hal ini FKDMI juga sudah diajak komunikasi dengan MPR dan Unit Kerja Presiden, tinggal audensi dan MoU kerjasama sosialisasi dakwah kebangsaan ke seluruh daerah oleh kedua lembaga negara tersebut.

"Selain itu juga melakukan evaluasi apa yang sudah kita lakukan dalam lima tahun yang lalu dan kita tingkatkan pada lima tahun ke depan seiring dengan perkembangan zaman yang saat ini," pungkasnya.