Rehabilitasi Mangrove untuk Pengelolaan Lingkungan Pantai Timur Sumatera

Prof. Rokhmin Dahuri saat menjadi naralumber dalam acara Rakor pengelolaan lingkungan pantai timur Sumatera di Tanjung Jabung Timur, Jumat (24/8/2018)

MONITOR, Tanjabar, Jambi – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) memfasilitasi Pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Pantai Timur Sumatera di Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jumat (24/8/2018).

Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Bapak Dr. H. Safrial dan dihadiri Wakli ketua DPRD Provins Jambi, Edi Purwanto, anggota DPRD, seluruh SKPD, Stakeholder, dan Mahasiswa.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Instutut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Rokhmin Dahuri yang hadir sebagai narasumber utama dalam rakor tersebut mengapresiasi gerak cepat Kemenko Kemaritiman dan Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam memfasilitasi terlaksananya kegiatan rakor tersebut.

Dalam paparannya, Prof. Rokhmin Dahuri menekankan pentingnya Pengembangan Perekonomian Kawasan Pesisir Berbasis Ekosistem Mangrove dan Sumber Daya Alam Kelautan lainnya.

Menurut Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut, penyusunan rencana aksi percepatan rehabilitasi mangrove dan pembentukan sekertariat pembangunan kawasan Pantai Timur Sumatera sekaligus membangun jejaring mangrove di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta adalah merupakan langkah kongkret pemerintah dalam mendukung pemamfaatan potensi ekonomi kelautan di Indonesia.

“Diperlukan percepatan rehabilitasi lahan mangrove untuk pengelolaan pantai timur Sumatera serta Percepatan peraturan daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Jambi,” ujarnya.

Prof. Rokhmin Dahuri yang juga merupakan dosen kehormatan Mokpo National University Korea itu menambahkan, pengelolaan dan pemanfaatan Pantai Timur Sumatera dengan segala potensinya termasuk menjaga kelestarian mangrove akan dapat mendongkrak potensi ekonomi dari sektor kelautan bagi daerah-daerah sekitar.