Perguruan Tinggi Dituntut Menghasilkan Penelitian yang Berkualitas

MONITOR, Jakarta – Seiring perkembangan teknologi informasi, perguruan tinggi dituntut untuk tampil memberi solusi atas problem dan merespon perubahan zaman. Hal itu disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin.

“Solusi yang ditawarkan tentu harus berdasarkan ilmu pengetahuan atau penelitian yang bekualitas,” ujarnya saat membuka "Seminar and Workshop 2nd Inspiring International Research Excellence (IIRE) tahun 2017, di Tanggerang, Banten, Senin (23/10).

Kamaruddin menilai, perguruan tinggi menjadi salah satu faktor kunci peningkatan daya saing bangsa. Selain pendidikan, hal lain yang bisa dilakukan adalah melalui penelitian. Sayangnya, hasil penelitian belum memuaskan. Padahal jumlah anggaran cukup besar untuk penelitian, tetapi produksi ilmu pengetahuannya belum sepenuhnya dirasakan publik.

“Ini salah satu tantangan yang dihadapi oleh peneliti atau ilmuan kita, karena produksi ilmu yang dilakukan tidak publikasikan sehingga tidak diketahui atau dibaca secara internasional, bahkan tidak dibaca secara nasional,” jelasnya.

Guru Besar UIN Alaudin Makasar ini menjelaskan, salah satu penyebabnya adalah knowledge production is not well manage. Untuk itu, manajemen pengetahuannya perlu ditingkatkan.

“Penelitian apapun yang kita laksanakan,  harus dipublikasikan. Ilmunya harus dishare kepada dunia internasional sebagai bagian dari pertanggungjawaban moral akademik seorang peneliti," tuturnya.