Bertemu Mendikbud, Begini Ekspresi Lugu Yohanes

Yohanes Ande Kala alias Joni saat bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy (Foto: Wenti/Monitor)

MONITOR, JakartaYohanes Ande Kala alias Joni tak henti-hentinya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, itu setelah remaja asal Desa Silawan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan spontan memanjat tiang bendera untuk mengambil tali yang tersangkut diatas tiang. Hari ini, Senin (20/8) giliran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang memberikan apresiasi.

Mendikbud Muhadjir Effendy menerima kedatangan Joni, Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Mendikbud (DSS), Gedung A Lantai 2 kantor Kemendikbud Senayan, Jakarta.

Joni yang mengenakan seragam Sekolah Menengah Pertama (SMP) datang dengan didampingi kedua orang tuanya terlihat malu-malu ketika diterima Mendikbud.

Sembari menyambut hangat kedtangan Joni, Muhadjir mengungkapkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Joni. “Dengan aksi nekatnya itu. Namun tindakan nekat yang positif. Sebab Joni telah melakukan tindakan patriotisme,” ujar Muhadjir, Senin (20/8).

Seperti diketahui, pada Jumat (17/8), sebuah video singkat viral di medsos. Video itu memperlihatkan seorang anak lelaki asal Desa Silawan, Nusa Tenggara Timur secara spontan memanjat sebuah tiang bendera yang amat tinggi di pinggir pantai.

Tindakan itu dilakukan, karena kaitan di ujung tiang bendera saat detik-detik pengibaran Bendera Merah Putih lepas.

Mengenakan seragam, Joni memanjat tiang yang terlihat amat tinggi. Para peserta upacara hanya tercengang melihat aksi anak itu dan berdoa agar sang anak berhasil menarik kaitan tali bendera.

Meski terlihat sulit, akhirnya sang anak berhasil meraih tali kaitan bendera. Sang anak kemudian meluncur turun dari tiang bendera.