Kominfo Minta Operator Seluler Maksimalkan Jaringan di Objek Vital Saat Nyepi

MONITOR, Jakarta – Melalui siaran pers, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumumkan sikap menindaklanjuti Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali dalam rangka Pelaksanaan Hari Raya Nyepi 2018.

Dalam siaran pers tersebut, Kominfo menerangkan, dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang berlangsung 17 Maret 2018, Kominfo menghormati seruan tersebut. 

Berikut petikan siaran pers Kominfo tertanggal 14 Maret 2018 :

Mempertimbangkan seruan bersama Majelis-majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2018, dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang berlangsung tanggal 17 Maret 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika menghormati seruan dimaksud. Setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait maka diberitahukan hal-hal sebagai berikut :

1. Kementerian Komunikasi Dan Informatika melalui Direktorat Penyiaran telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 369 Tahun 2018 Tentang Himbauan Tidak Bersiaran (Off Air) Pada Hari Raya Nyepi Tahun 2018 Di Wilayah Provinsi Bali;

2. Kementerian Komunikasi Dan Informatika melalui Direktorat Telekomunikasi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 378 Tahun 2018 Tentang Himbauan Untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama Dan Keagamaan Provinsi Bali 2018 yang isinya : ;

a. Agar seluruh Penyelenggara Telekomunikasi yang menyediakan layanan akses internet di Provinsi Bali untuk melakukan langkah-langkah dalam mendukung seruan bersama dimaksud pada Hari Raya Nyepi yang berlangsung pada tanggal 17 Maret 2018 pukul 06.00 WITA sampai dengan 18 Maret 2018, pukul 06.00 WITA, dengan tetap menjaga kualitas layanan akses internet untuk obyek-obyek vital serta layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung.

b. Agar masyarakat dan penyelenggara jasa telekomunikasi melakukan langkah-langkah untuk menghindari dan/atau menangkal hoax dan konten negatif.