Kemenristekdikti Tuntut Perpustakaan Kampus Bertransformasi

MONITOR, Jakarta – Dunia saat ini sudah menghadapi revolusi industri 4.0 dengan digitalisasi artificial intelligence, internet of things, dan big data. Ketiga hal tersebut sudah menjadi peranan penting tidak hanya diberbagai aspek kehidupan manusia. Namun, perpustakaan di perguruan tinggi pun mau tak mau harus beradaptasi serta berevolusi sehingga tidak terlindas perubahan zaman.

Perpustakaan selalu memegang peranan penting sebagai sumber ilmu pengetahuan. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan bagian integral dari kegiatan pendidikan, serta berfungsi sebagai pusat sumber pembelajaran seluruh civitas akademika di perguruan tinggi.

Saat ini perpustakaan tidak bisa lagi dikelola secara konvensional. 
Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ainun Na'im, mengatakan bahwa perpustakaan harus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat. 
“Perpustakaan kedepannya tidak hanya menjadi tempat berkumpul untuk membaca buku ataupun mencari informasi, namun perpustakaan dapat menjadi working space tempat munculnya inovasi-inovasi baru. Perpustakaan juga dapat menjadi suatu virtual office,” ujar Ainun dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Kemenristekdikti dengan Perpustakaan Nasional tentang Kerjasama Perpustakaan, Jakarta, Jumat, (23/03).

Ainun mengapresiasi perkembangan perpustakaan di perguruan tinggi dan Perpustakaan Nasional yang telah mulai mengikuti perkembangan teknologi. 
“Perpustaakan kita sudah mulai membuat sistem informasi canggih untuk manajemen dan pencarian koleksi perpustakaan. Perpustakaan Nasional juga telah mengembangkan Digital Library," tutur Ainun.

Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarief Bando, pada kesempatan kali ini mengatakan bahwa integrasi dan sinergi antara Perpustakaan Nasional dengan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia sangat penting dalam proses transfer ilmu demi kemajuan bangsa. Dengan integrasi dan sinergi, kompilasi jutaan koleksi Perustakaan Nasional dan perpustakaan perguruan tinggi dapat dinikmati dan di akses lebih luas lagi para pencari ilmu.