Hetifah Kritik Fasilitas Pendidikan Masih Terpusat di Jawa

MONITOR, Samarinda – Perkembangan teknologi digital saat ini memberi pengaruh cukup besar pada dunia pendidikan. Oleh sebab itu guru dan wali murid dituntut untuk melek teknologi. Hal ini diutarakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

“Kini kita masuk era revolusi industri. Era digital. Saya harap ortu dan guru tidak boleh gaptek,” kata Hetifah mengisi talkshow memperingati Hardiknas di Plaza Indah Samarinda.

Hetifah menjelaskan, DPR dan Pemerintah kedepannya akan berupaya mengurangi kesenjangan pendidikan. Selama ini diakuinya, pembangunan termasuk sarana pendidikan masih didominasi di Pulau Jawa.

“Tahun ini anggaran pembangunan-pembangunan termasuk sekolah akan dialokasikan ke daerah-daerah luar Jawa. Di Kaltim ini seperti di Mahulu dan daerah pedalaman lain,” ungkap Hetifah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kaltim, Sudirman, yang menjadi pembicara mengemukakan bahwa banyak sekolah di Kaltim perlu pembangunan sarana dan prasarana.

“Pendidikan disini (Kaltim) harus didukung sarana yang baik. Disini saja kadang waktu belajar sering mengalami pemadaman listrik,” kata Sudirman.

Untuk diketahui, talkshow ini merupakan rangkaian Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar Hetifah bekerjasama dengan berbagai pihak. Peringatan Hardiknas 2018 dimeriahkan berbagai perlombaan dan penampilan pentas seni dari berbagai sekolah di Samarinda.