Gerakan Bijak Bersosmed untuk Indonesia Lebih Baik

MONITOR, Jakarta – Penggunaan sosial media di Indonesia saat ini yang marak dengan penyebaran kebencian, hoax dan cenderung mengarah ke hal yang kurang positif.

Menjawab persoalan tersebut, Indosat Ooredoo meluncurkan gerakan #BijakBersosmed. Gerakan tersebut merupakan inisiatif netizen untuk  mendorong dan menjaga penggunaan sosial media di Indonesia.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Chief Human Reseources Officer Indosat Ooredoo, Ripy Mangkoesoebroto dan berlangsung di Auditorium Indosat Ooredoo Lantai 4, Jalan Merdeka Barat No 21, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Ripy mengatakan bahwa Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi digital merasa bangga dapat menjadi bagian dari gerakan publik ini.

"Kami di Indosat Ooredoo mendukung gerakan #BijakBersosmed sebagai program nyata kampanye publik penggunaan sosial media yang bijak," ujar Ripy Mangkoesoebroto. Sabtu (26/8).  

"Peluncuran gerakan ini merupakan awal dari upaya untuk melihat sosial media kita agar menjadi tempat untuk menyampaikan informasi yang baik dan benar, melahirkan inovasi baru, bertukar, gagasan, dan menghargai perbedaan dengan cara yang santun," Jelas Ripy.

Dalam kesempatan tersebut, Ripy mengajak kepada seluruh masyarakat agar bisa bersatu dengan adanya teknologi. Bukan malah dijadikan sebagai ajang pemecah belah atau saling mencela antar sesama.

"Jadi kita mau mengajak, jangan sampai adanya teknologi yang harusnya mempersatukan jangah malah terpecah belah," terang Repy.

Seperti diketahui acara gerakan bijak bersosmed ini lahir dari keprihatinan para pegiat sosial media yang sering dimanfaatkan oleh sebagian kelompok untuk memecah belah persatuan.

Sebagai informasi acara ini dihadiri oleh ratusan peserta, turut hadir pula Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informasi Samuel Abrijani Pangarep.