Evaluasi Tiga Tahun Jokowi-JK, Kemenag Lapor Keberhasilan Penyaluran KIP

MONITOR, Jakarta – Dalam tiga tahun masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, sejumlah kebijakan prioritas telah dipaparkan oleh Kementerian Agama RI. Salah satunya, Program Indonesia Pintar (PIP).

Program ini menjadi salah satu agenda prioritas Pemerintahan Jokowi-JK, dimana memiliki nilai strategis sebagai upaya perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan.

Dalam hal ini, Kemenag pun dituntut untuk mengemban tugas memajukan pendidikan, dengan cara mensukseskan PIP melalui penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP). Bagian Data Biro Humas Kemenag melaporkan, pada tahun 2014, Kemenag telah menyalurkan sekitar Rp5 triliun anggaran KIP. Sebanyak Rp1.3 triliun disalurkan kepada 1.902.405 Siswa.

Jumlah yang hampir sama disalurkan kepada 1.956.387 Siswa pada 2015. Sementara pada 2016, sekitar Rp1.2 triliuan anggaran KIP disalurkan kepada 1.613.387 Siswa.

"Tahun ini, kami sudah menyalurkan Rp1.2 triliun kepada 1.788.512 Siswa," tutur Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Mastuki.

Selain itu, lebih dari Rp30 triliun anggaran Bantuan Operasional Sekolah juga telah disalurkan dalam, dengan rincian: Tahun 2014, sebanyak Rp5.6 triliun (8.082.000 Siswa); tahun 2015 sebanyak Rp7.7 triliun (9.436.900 Siswa); tahun 2016 sebanyak Rp8.4 triliun (9.454.870 Siswa); sedang tahun ini sebanyak Rp8.7 triliun (9.737. 400 Siswa).