Empat Poin Deklarasi Insan Pendidikan Islam di IIEE 2017

MONITOR, Tangerang Selatan – Dirjen Pendidikan Islam Kammaruddin Amin mengatakan, Pendidikan Islam turut membentuk harmoni dalam keberagaman masyarakat dunia, serta turut memajukan ilmu pengetahuan dalam peradaban semesta.

Hal itu Ia katakan dalam acara Konferensi International Studi Pesantren yang merupakan rangkaian acara International Islamic Education Exhibition (IIEE) atau Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 yang dilaksanakan Direktorat Pedidikan Islam Kemenag tanggal 21-24 November 2017 di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan. Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syarifudin, Selasa (21/11) malam.

"Pendidikan Islam ditujukan untuk menciptakan manusia paripurna (insan kamil) yang bercirikan sehat jiwa dan raga, brakhlak mulia, luhur dalam berbudaya, bermanfaat bagi sesama, dan senantiasa menebarkan kemaslahatan bersama," kata Kammaruddin dalam sambutannya.

Berdasarkan hal itu, pihaknya mendeklarasikan empat poin bagi insan Pendidikan Islam. Dimana kedepan Pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkeadaban dan berkemajuan, serta memuliakan agama sebagai nilai suci memanusiakan manusia.

Empat poin tersebut diantaranya:
 
1. Setia mengamalkan sekaligus menggaungkan nilai-nilai Islam wasathiyyah yang rahmatan lil alamin.

2. Menjunjung tinggi nilai ketuhanan, mengedepankan martabat kemanusiaan, merajut persatuan, merawat kebersamaan, dan mempedulikan keadilan sosial dalam membangun peradaban.

3. Menolak setiap penyalahgunaan agama untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan watak dasar dan tujuan agama itu sendiri.

4. Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memajukan pendidikan Islam sebagai solusi bagi tantangan zaman, sarana mewujudkan perdamaian dunia, dan upaya meningkatkan maslahat bagi umat manusia.