Dua Tahun Kedepan, Kemenag Fokus Program Moderasi Agama Islam

MONITOR, Cirebon – Dalam dua tahun kedepan, Kementerian Agama akan fokus menggaungkan program moderasi agama dan pendidikan Islam. Program ini rencananya akan digawangi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Ditjen Pendis, Moh Ishom Yusqi. Ia menyatakan, program moderasi harus menjadi arus utama dalam syiar Islam.

"Hal ini penting, sebab Kementerian Agama harus menjadi corong untuk menyampaikan Islam wasathiah kepada dunia," ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Kemenag.

Selain itu, Ishom juga menyampaikan bahwa Rapim penting dilaksanakan, untuk menjalin keakraban antar pejabat di lingkungan Ditjen Pendis. “Untuk menjalin kekaraban dan mempertegas bahwa kita memiliki semangat yang sama,” lanjut Ishom.

Terkait kepemimpinan dalam lingkungan birokrasi, Ishom menyampaikan pesan Menteri Agama, bahwa  pimpinan harus dekat dengan bawahan dan jangan menyalahkan bawahan. 

Ishom juga berpesan kepada para peserta Rapim untuk melakukan perencaan penarikan dana dengan baik.  “Agar jadwal pencairan dan kegiatan diatur dengan baik, dan yang tidak kalah penting dana bantuan (red. Bansos dan beasiswa) agar didahulukan,” jelas Ishom.

“Semua itu harus dilakukan dengan lebih cermat dan teliti, tidak boleh ada yang keliru,” tegasnya.