SMRC: Pilkada di Pulau Jawa Pengaruhi Elektabilitas Jokowi di Pipres 2019

MONITOR, Jakarta – Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan jika saja putaran Pemilu Presiden digelar saat ini, maka Presiden petahana Joko Widodo akan lebih unggul perolehan suara di tiga Provinsi Pulau Jawa ketimbang Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojuddin Abbas mengatakan, apabila dilakukan simulasi penghitungan suara dengan menduetkan Jokowi dan Prabowo dapat dipastikan Jokowi lebih banyak mendapat dukungan yang mencakup Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Bila pemilihan presiden diadakan sekarang di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Jokowi unggul di atas calon-calon lain,” kata Sirajudin dalam paparan sureveinya di kawasan menteng, jakarta pusat, Jumat (22/6).

Ia mengungkapkan, kalau di Jawa Barat Jokowi mendapat dukungan 48.3%, Prabowo 37.8%, dan yang belum tahu 14%. Di Jawa Tengah Jokowi sangat dominan dengan dukungan 73.5%, di atas Prabowo yang mendapat dukungan 16.7%, dan yang belum tahu 9.8%. Lalu, di Jawa Timur Jokowi mendapat dukungan 58.8%, Prabowo 29.6%, sementara yang tidak tahu 14.2%.

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa perolehan persentase suara terkait dengan faktor dukungan massa di Pilkada mendatang di tiga daerah itu cukup berdampak bagi perolehan persentase suara dan elektabilitas Paslon Pilkada dan Capres.

“Dukungan kepada calon presiden tampak terkait dengan elektabilitas calon-calon gubernur,” tukas Sirajudin

Lebih dari itu, di Jawa Barat menurutnya elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden paling kuat pada massa pemilih Hasanuddin-Anton, 75.6%, selanjutnya pada massa pemilih Ridwan Kamil-UU, 51.7%, dan massa pemilih Deddy-Dedi, 51.9%. Sementara pada masaa pemilih Sudrajat-Syaikhu, Jokowi hanya mendapat dukungan 17.8%, di bawah Prabowo 70.8%.

“Elektabilitas Hasanuddin-Anton dalam pilgub berdampak sangat positif terhadap peluang Jokowi dalam pilpres. Semakin besar elektabilitas Hasanuddin-Anton semakin besar peluang Jokowi dalam pilpres,” tandasnya.

Sementara elektabilitas Sudrajat-Syaikhu berdampak sangat positif terhadap peluang Prabowo dalam pilpres. Semakin besar dukungan untuk Sudrajat-Syaikhu, semakin besar peluang Prabowo dalam pilpres di Jawa Barat.