Renas 212 JPRI Anggap Moeldoko Ideal Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Jenderal Moeldoko dianggap pantas dampingi Jokowi

MONITOR, Jakarta – Dianggap riskan bila Presiden Joko Widodo memilih ketum parpol sebagai cawapres yang mendampinginya di Pilpres 2019. Pasalnya, siapapun ketum parpol yang dipilih Jokowi akan menimbulkan resistensi dari parpol koalisi.

Sebab itu, sejumlah kalangan menyarankan Jokowi menggandeng figur non parpol. Tentu figur yang layak dan tidak menimbulkan resistensi baik dari parpol maupun elemen masyarakat.

Seperti yang diungkapkan, Sekretaris Jenderal Relawan Nasional 212 Jokowi Presiden Republik Indonesia (Renas 212 JPRI)  M Adnan Rarasina. Menurutnya, banyak figur non parpol yang layak dipilih Jokowi. Salah satunya, mantan Panglima TNI Moeldoko.

”Pak Moeldoko ini yang paling ideal. Dengan posisi Pak Moeldoko sebagai seorang militer dan mantan Panglima TNI, hal ini akan menjadi keuntungan,” kata Adnan, Minggu (22/7).

Dia menambahkan, Moeldoko memiliki kedekatan dengan umat Islam. Selain itu, sambung Adnan, Moeldoko yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) sangat memahami proses berdirinya NKRI.

“Dia memahami bahwa kebangsaan, Indonesia, dan Islam adalah satu kesatuan. Ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan untuk menjaga tegak dan keutuhan NKRI,” tutur Adnan.

Dia meyakini Moeldoko akan menjaga NKRI dan menjadi pengayom umat Islam. “Kami sangat percaya dan meyakini Pak Moeldoko ini bisa diterima di kalangan Islam. Pak Moeldoko juga bisa masuk ke latar belakang lainnya,” kata Adnan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bambang Budi Waluyo mengatakan, duet Jokowi-Moeldoko akan menguatkan kemandirian pertanian.

“Sudah banyak pihak yang mendukung Pak Moeldoko sebagai cawapres bagi Pak Jokowi. HKTI juga melihat Pak Moeldoko sebagai cawapres ideal bagi Pak Jokowi,” ujar Bambang.

Advertisementdiskusi publik wagub dki