Rekannya Dicokok KPK, Politikus Nasdem Jhonny Plate Terkejut

MONITOR, Jakarta –┬áKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan menyeret Anggota DPR RI. Kejadian ini sontak mengejutkan publik, sebab dalam penangkapan itu KPK juga mengamankan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga ikut terjaring dalam operasi tersebut.

Sekertaris Jendral (Sekjend) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jhonny G Plate membenarkan bahwa telah terjadi OTT terhadap rekannya itu sesama Anggota DPR RI di Komisi XI yang berasal dari Dapil Jawa Barat X.

“Saya dengar tadi malam dan saya sudah mencari tahu memang lebih bagus kita menunggu konferensi pers dari KPK agar tidak ada firnah, gosip atau semuanya ya. Itu yang lebih bagus. Hanya kalau ditanya dari informasi saya mendengar informasinya sebagai berikut. Ada OTT dengan barang bukti uang ratusan juta rupiah. Bersama ada pengusahanya, ada PNS, ada pendamping-pendamping. Mungkin TA atau apa namanya. 9 orang mereka. Satu diantaranya anggota DPR,” kata Jhonny kepada MONITOR, Jakarta, Sabtu, (5/5).

Meski begitu, Jhonny juga enggan untuk membeberkan lebih jauh mengenai siapa nama dibalik Anggota Dewan yang berhasil terciduk oleh KPK dalam operasi OTT tersebut. Namun yang pasti menurutnya berasal dari Komisi XI.

“Nah namanya siapa dan fraksinya bisa dicari itu. Menurut informasi tapi konfirmasinya setelah konferensi pers oleh KPK,” tukasnya.

Menurutnya, ada yang mengejutkan diantara rekannya di komisi XI karena pada Komisi XI yang berkaitan dengan penerimaan negara. Dan urusannya itu penerimaan negara. Karena urusan penerimaan negara Jhonny beranggapan kalau ada penerimaan OTT, urusan dari penerimaan negara yang mana ini kalau dilihat dari tugasnya komisi XI.

Politisi NasDem ini menegaskan, kalau tugas komisi XI itu sebetulnya menjaga inflasi, menjaga makro prudensial. Yang proyek proyeknya dimana disitu. kata dia, Ini kan menjadi pertanyaan rekan-rekan di komisi XI juga. Kalau di Komisi XI proyek apa itu. Jhonny mengklaim bahwa pihaknya tidak punya mitra kerja yang mengurus pembangunan fisik seperti proyek.

“Jadi kalau dikaitkan dengan komisi XI dan dikaitkan dengan tugas-tugas komisi XI, komisi XI sendiri bertanya apa sarana fisik yang berurusan dengan tugas karena mitra kerjanya Komisi XI ini kan Departemen keuangan, BI, OJK, BPS yang tidak ada urusannya dengan bangun jalan bangun jembatan. Engga ada urusannya. Bangun gedung-gedung. Engga ada urusannya,” tandasnya.

“Jadi kami fungsi-fungsi komisi XI, berkaitan dengan belanja modal modal negara apanya. Jangan sampai nanti karena berasal dari komisi XI terkesan korupsi karena tugas yang di Komisi XI.” sambung Jhonny.